KeSimpulan.com Dokumentasi Berita Sains
(2008-2013)
HOME - ARSIP - PENCARIAN

Minggu, 06 Februari 2011

Galaksi Spiral NGC 3621 Tanpa Tonjolan Penumpukan Bintang di Pusat

News KeSimpulan.com - Para bintang umumnya berebut tempat supaya menjadi pusat media massa tetapi galaksi spiral NGC 3621 tidak memiliki penumpukan bintang menonjol.

Galaksi besar seperti Bima Sakti kita sendiri diperkirakan muncul ketika galaksi yang lebih rendah melebur bersama-sama dan bergabung menjadi satu. Tetapi galaksi NGC 3621 yang ditampilkan di sini dalam foto optik dirilis oleh European Southern Observatory di Chile tampaknya menyajikan drama lain.

Konstelasi Hydra (Ular Laut), NGC 3621, terletak 22 juta tahun cahaya, relatif cerah dan dapat dilihat dengan baik dengan teleskop berukuran sedang. Gambar ini diambil menggunakan Wide Field Imager (EFI) pada MPG/ESO 2.2-metre telescope di La Silla Observatory, Chili, milik European Southern Observatory (ESO).

NGC 3621 sebagai sebuah galaksi spiral tetapi tidak memiliki tonjolan pusat bintang. Tonjolan tersebut umumnya paling sering berada di galaksi spiral dan menyerupai kuning telur. Tonjolon bintang tersebut biasanya terbentuk setelah terjadi tabrakan antar galaksi, ketika galaksi bintang tertimbun ke wilayah pusat.

Entah bagaimana, meskipun nantinya NGC 3621 berhasil mengembangkan tonjolan di pusat galaksi, mereka tidak pernah mengalami merger galaksi besar dan dengan demikian bertentangan dengan teori umum bahwa spiral tumbuh dengan melahap tetangga mereka yang lebih rendah. Galaksi ini merupakan bagian dari daftar spiral tanpa tonjolan yang menantang teori skenario terciptanya galaksi.

Galaksi berbentuk pancake datar menunjukkan tidak pernah terjadi benturan dengan galaksi lain yang akan mengganggu disk tipis bintang-bintang, menciptakan tonjolan kecil di tengahnya. Kebanyakan astronom berpikir bahwa galaksi tumbuh dengan pengabungan galaksi lain dalam proses pembentukan galaksi yang disebut hirarki.

Beberapa gambar monokrom yang diambil melalui empat filter warna berbeda digabungkan untuk membuat gambar ini. Gambar yang diambil melalui filter biru menampilkan gambar berwarna biru, filter kuning-hijau disajikan sebagai hijau dan gambar melalui filter merah sebagai oranye gelap. Di samping gambar yang diambil melalui sebuah filter cahaya isolat cahaya gas hidrogen berwarna merah. Waktu pemaparan total per filter masing-masing adalah 30, 40, 40 dan 40 menit.

Info lanjut European Southern Observatory (ESO) di: http://www.eso.org/

Artikel Lainnya:

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Jurnal Sains