ISRO India Mungkin Gabung dengan Misi NASA MoonRise

Tinuku
News KeSimpulan.com - India mungkin akan bergabung dalam misi MoonRise untuk meraup beberapa sampel material basin Kutub Selatan-Aitken di Bulan.

India berharap bergabung dengan Amerika Serikat dalam misi sampel kembali ke Bulan, demikian pernyataan yang pernah disampaikan oleh K. Radhakrishnan, ketua Indian Space Research Organisation (ISRO). Radhakrishnan mengumumkan kebijakan Komisi Ruang Angkasa India yang memutuskan pada 12 Februari lalu memberikan lampu hijau kemungkinan mengadakan kerjasama dan kontribusi pada MoonRise.

Misi MoonRise merupakan upaya AS untuk mendaratkan pesawat di permukaan Bulan dengan menyendok 1 kilogram sampel material dan kembali ke Bumi untuk dianalisis. India akan memberikan pengorbit mirip dengan satelit observasi Chandrayaan-1 yang pada tahun 2009 saat membantu identifikasi eksistensi air. Instrumen baru dari India akan mengitari lingkungan Bulan selama beberapa tahun serta membantu komunikasi dan pencitraan.

ISRO berharap berinvestasi US$38.000.000 untuk pengembangan instrumen seberat 400 sampai 500 kg yang akan melakukan perjalanan ke luar angkasa setelah diroketkan oleh Atlas milik AS. Pemimpin misi yaitu NASA Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California, berencana untuk launch pada tahun 2016, namun belum memilih instrumen MoonRise.

Tujuannya misi MoonRise adalah belajar lebih banyak geologi dan asal-usul Bulan. Menurut NASA, misi akan fokus pada cekungan raksasa di Kutub Selatan-Aitken (South Pole-Aitken atau SPA) di sisi yang jauh dan terletak di antara Kutub Selatan dan Kawah Aitken. Cekungan SPA merupakan cekungan tertua yang diamati pada Bulan dan menempati peringkat di antara struktur terbesar dampak yang penting dalam tata surya.

Keterlibatan ISRO memiliki makna lebih dari masalah teknis, mereka akan menggarisbawahi perubahan hubungan keamanan India-US. Sampai saat ini, laboratorium dan perusahaan AS dilarang bertukar teknologi dengan ISRO dan China dalam upaya untuk membatasi penggunaan untuk keperluan militer, teknologi ruang angkasa banyak memiliki aplikasi untuk kemiliteran

Tetapi dua negara telah bergerak lebih dekat dalam beberapa tahun terakhir dan hambatan menurun. Pada bulan November tahun lalu, Perdana Menteri India Manmohan Singh dan Presiden AS Barack Obama bertemu di New Delhi dan setuju untuk menjadi mitra strategis. Mereka mungkin siap untuk bersama menyongsong misi utama ruang angkasa.

MoonRise http://moonrise.jpl.nasa.gov/
ISRO http://www.isro.gov.in/

Credit : NASA JPL
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment