Bintang Kuasi Raksasa Dapat Menciptakan Lubang Hitam di Awal Alam Semesta

Tinuku
News KeSimpulan.com - Bintang kuasi raksasa dapat menghasilkan lubang hitam awal. Lubang hitam raksasa saat alam semesta awal dapat terbentuk jauh di dalam bintang raksasa.

Model paling rinci dari skenario ini dapat membantu menjelaskan bagaimana lubang hitam dengan massa lebih dari satu miliar kali Matahari tercipta pada satu miliar tahun pertama umur alam semesta. Para astronom sudah memberi saran ketika awan gas raksasa runtuh oleh gravitasi dapat membentuk lubang hitam kecil di bagian core, sehingga menimbulkan objek yang disebut bintang kuasi.

Hasil perhitungan pada tahun 2006, Mitchell Begelman, astrofisikawan dari University of Colorado di Boulder, menyarankan bahwa lubang hitam dengan cepat bisa berkembang menjadi 1000 kali massa Matahari dengan memakan gas yang menyelubungi.

Selanjutnya pertumbuhan lambat tapi stabil akhirnya akan mengubahnya menjadi sebuah lubang hitam supermasif. Untuk mencapai level tersebut, Begelman dan rekannya membuat asumsi penyederhanaan tertentu, misalnya, suhu di dalam bintang kuasi relatif stabil.

Sekarang, perhitungan yang lebih rinci oleh Warrick Ball, astronom dari University of Cambridge dan rekannya menguatkan temuan asli. Untuk model kuasi bintang, Ball dan timnya berbalik ke perangkat lunak yang awalnya dirancang untuk mensimulasikan interior bintang.

Seperti bintang biasa, bintang kuasi adalah bola gas raksasa yang tercipta bersama gravitasi dengan sumber energi dari core. Di dalam bintang, energi ini berasal dari reaksi nuklir, sedangkan pada bintang kuasi berasal dari radiasi yang dihasilkan oleh materi yang jatuh ke dalam lubang hitam.

Dalam laporan ke server preprint arXiv di Royal Astronomical Society, Ball dan rekannya menemukan bahwa bintang kuasi memang dapat memproduksi lubang hitam setidaknya 1000 kali massa Matahari.

"Ini bagus untuk melihat bahwa tim lain secara independen bekerja dalam perhitungan ini dan mendapatkan jawaban yang serupa," kata Begelman.
  1. Warrick H. Ball, Christopher A. Tout, Anna N. Zytkow, John J. Eldridge (Institute of Astronomy, University of Cambridge). The Structure and Evolution of Quasi-stars, arXiv:1102.5098v1 [astro-ph.HE], (Submitted on 24 Feb 2011), http://arxiv.org/abs/1102.5098
Mitchell Begelman http://jila.colorado.edu/~mitchb/
Warrick Ball http://www.ast.cam.ac.uk/~wball/
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment