Galaksi NGC 1407 Tumbuh Dengan Gas Memadat di Core Pusat

Tinuku
News KeSimpulan.com - Asumsi lama bahwa sebagian besar galaksi tercipta ketika terjadi dua tumbukan galaksi spiral kecil. Namun ada teori alternatif di mana awan gas memadat.

Teori alternatif di mana suatu awan gas runtuh ke dalam dirinya sendiri untuk membentuk sebuah core padat bintang yang kemudian tumbuh lebih besar dengan mengasimilasi galaksi yang lebih kecil dari waktu ke waktu. Hal ini mirip dengan terciptanya kristal es di sekitar butiran debu mikroskopis ketika jatuh ke Bumi sehingga membentuk sebuah kepingan salju.

Sekarang ada bukti bahwa galaksi elips besar yang disebut NGC 1407 terbentuk dengan cara ini. Duncan Forbes, astronom dari Swinburne University of Technology di Hawthorn, Victoria, Australia, dan rekannya menggunakan pencitraan warna cluster bintang di NGC 1407 untuk menghitung komposisi kimia.

Mereka menemukan konsentrasi unsur berat tertinggi di inti pusat, kemudian semakin menepi semakin ringan sesuai dengan teori awan gas runtuh. Panorama ini terjadi karena gravitasi di pusat awan lebih kuat dibandingkan di tepi sehingga memusatkan elemen berat yang dihasilkan bintang-bintang anggotanya.

Gradien elemen berat tidak sampai ke daerah luar galaksi. Temuan ini konsisten dengan asimilasi bertahap gugus bintang yang sudah terbentuk diamana galaksi yang lebih kecil terlebih dulu eksis dan melapor ke server preprint arXiv.
  1. Duncan Forbes, Lee Spitler, Jay Strader, Aaron Romanowsky, Jean Brodie, Caroline Foster. Evidence for Two Phases of Galaxy Formation from Radial Trends in the Globular Cluster System of NGC 1407, arXiv:1101.3575v1 [astro-ph.CO], (Submitted on 18 Jan 2011), http://arxiv.org/abs/1101.3575
Duncan Forbes http://astronomy.swin.edu.au/~dforbes/
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment