Leher Dinosaurus Brachiosaurus Menjulur Seperti Sedotan Hemat Energi

Tinuku
News KeSimpulan.com - Leher dinosaurus Brachiosaurus menjulur seperti sedotan menghemat energi dalam menjangkau vegetasi tanpa beranjak dari tempat.

Dinosaurus Sauropoda pemakan tumbuhan seperti Brachiosaurus dan Apatosaurus (sebelumnya disebut Brontosaurus) adalah hewan terbesar yang pernah berjalan di Planet Bumi. Beratnya mencapai 80 metrik ton. Banyak dari mereka didukung dengan leher sangat panjang meskipun para ilmuwan memperdebatkan fungsinya.

Sekarang, duo peneliti dari Inggris menggunakan formula matematika dan analogi Vacuum Cleaner pada akhirnya memiliki jawabannya mengapa fauna ini berleher panjang.

Para ilmuwan sepakat mengapa dinosaurus menjadi sangat besar. Dalam dunia kekanibalan dinosaurus di era Mesozoikum sekitar 230 juta hingga 65 juta tahun yang lalu, ukuran besar tidak hanya melindungi dari pemangsa, tetapi juga memberi keuntungan pada sauropoda untuk mencerna tonase sayuran. Beberapa jenis Brachiosaurus memiliki panjang hingga 30 meter atau hampir dua kali truk trontorn.

Tidak ada kesepakatan mengapa dinosaurus memiliki leher panjang. Leher Brachiosaurus menjulur 9 meter, sekitar lima kali lebih panjang daripada jerapah. Beberapa ilmuwan berpikir Brachiosaurus memanjangkan leher untuk mengapai vegetasi pohon tinggi.

Namun, Roger Seymour, fisiolog dari University of Adelaide di Australia, berpendapat bahwa ongkos energi untuk memompa darah ke leher 9 meter terlalu tinggi dan lebih mungkin leher digunakan untuk mencari vegetasi mendekati permukaan tanah.

Sekarang, Graeme Ruxton, ekolog evolusi dari the University of Glasgow, dan David Wilkinson, enviromentalis dari Liverpool John Moores University di Inggris, menghitung untung-rugi leher panjang Brachiosaurus.

Menggunakan model matematika sederhana dan berbagai parameter seperti berat dan tinggi badan, panjang leher, dan penyanga leher ke tubuh, menemukan bahwa leher panjang meningkatkan efisiensi energi mencari makan untuk tanaman terdekat karena akan mengurangi energi dinosaurus itu untuk menggerakkan tubuh yang besar.

Jadi leher 9 meter menghemat energi 80% dalam mencari makan dibandingkan jika panjang leher mereka hanya 6 meter dan melapor ke Biology Letters.

"Penelitian ini memiliki kontribusi yang berharga untuk memahami evolusi leher panjang sauropoda," kata Andreas Christian, biolog dari University of Flensburg di Jerman.

Laporan ini menambah bukti bahwa evolusi ukuran tubuh besar dan leher panjang adalah hasil dari faktor "suatu interaksi yang rumit", termasuk fakta bahwa sauropoda banyak yang tidak mengunyah makanan tetapi dengan menyedot. Terlalu berat bagi kepala Brachiosaurus yang kecil untuk menopang rahang dan gigi, kata Martin Sander, paleontolog dari University of Bonn di Jerman.

Seymour sependapat bahwa Ruxton dan Wilkinson menggunakan argumen matematika yang valid untuk menunjukkan bahwa leher panjang sangat berguna. Tetapi Seymour "sangat" tidak setuju bahwa leher akan diangkat tinggi karena hewan ini akan menguras 50% dari seluruh energi untuk memompa darah ke kepala yang tegak.

"Laporan ini menunjukkan penuh semangat bahwa browsing rendah dengan leher panjang menguntungkan. Mari kita biarkan bersemayam dan bukan meminta sauropoda untuk memanjangkan lagi leher mereka," kata Seymour.
  1. Graeme D. Ruxton (College of Medical, Veterinary and Life Sciences, University of Glasgow, Glasgow G12 8QQ, UK), David M. Wilkinson (School of Natural Science and Psychology, Liverpool John Moores University, Liverpool L3 3AF, UK). The energetics of low browsing in sauropods, Biology Letters, March 23, 2011, DOI:10.1098/rsbl.2011.0116
Graeme Ruxton http://www.gla.ac.uk:443/ibls/staff/staff.php?who=PAd|S|
David Wilkinson http://www.ljmu.ac.uk/NSP/83880.htm
Andreas Christian http://www.uni-flensburg.de/
Martin Sander http://www.paleontology.uni-bonn.de
Roger Seymour http://www.adelaide.edu.au/directory/roger.seymour
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment