Mural Selva Pascuala dan Jamur Halusinogen Psilocybe hispanica Untuk Ritual Agama

Tinuku
News KeSimpulan.com - Bukti tertua penggunaan jamur ajaib di Eropa. Jamur surgawi mungkin telah digunakan di Eropa untuk ritual agama 6000 tahun yang lalu.

Sebuah mural dalam gua di Spanyol yang menggambarkan jamur dengan sifat halusinogen memberikan gambaran bukti tertua penggunaannya di Eropa. Dijuluki Selva Pascuala mural yaitu dekorasi di dinging gua di dekat kota Villar del Humo, Spanyol, tidak hanya hewan banteng.

Namun, Brian Akers, antropolog dari Pasco-Hernando Community College di New Port Richey, Florida, dan Gaston Guzman, ekolog dari Ecological Institute of Xalapa di Mexico, menunjukkan deretan 13 objek seperti jamur kecil. Mereka mengatakan bahwa objek-objek jamur tersebut adalah Psilocybe hispanica yaitu spesies jamur lokal dengan sifat halusinogen.

Seperti objek yang digambarkan dalam mural, P. hispanica memiliki topi berbentuk lonceng di bagian atasnya dengan kubah dan tidak memiliki annulus yaitu sebuah cincin di sekeliling tangkai.

"Tangkai juga bervariasi baik langsung maupun berliku-liku seperti yang mereka lakukan dalam mural ini," kata Akers melapor ke Economic Botany.

Mural jamur Selva Pascuala bukanlah lukisan prasejarah tertua yang diperkirakan menggambarkan jamur surgawi ajaib. Temuan sebelumnya sebuah mural di Aljazair yang mengambarkan spesies Psilocybe mairei berdating 7000 hingga 9000 tahun.
  1. Brian P. Akers, Juan Francisco Ruiz, Alan Piper and Carl A. P. Ruck. A Prehistoric Mural in Spain Depicting Neurotropic Psilocybe Mushrooms?, Economic Botany, 17 February 2011, DOI:10.1007/s12231-011-9152-5
Gaston Guzman http://www.stainblue.com/guzman.htm

Credit : La Vos de Asturias http://www.lavozdeasturias.es
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment