Menempatkan Astronot ke Asteroid Sebagai Batu Loncatan Eskplorasi Ruang

Tinuku
News KeSimpulan.com - Tantangan menempatkan astronot ke Asteroid. Menemukan dan eksplorasi asteroid di dekat Bumi untuk pendaratan roket sebagai batu loncatan.

Istilah batu loncatan benar-benar nyata dalam eksplorasi ruang. Satu ide generasi masa depan adalah mendaratkan astronot ke batu angkasa di dekat Bumi. Namun untuk menemukan sebuah asteroid di dekat Bumi yang layak untuk pendaratan tersebut lebih sulit dilakukan daripada yang dipikirkan, kata para ilmuwan roket.

Awal dari pertanyaan misi ini yaitu apakah suatu eksplorasi ruang layak dan bermanfaat untuk mengunjungi batuan angkasa tersebut.

Pertama, asteroid memiliki kepentingan ilmiah besar sebagai sisa-sisa dari Tata Surya purba.

Kedua, mereka perlu dikarakterisasi dengan baik sehingga kita dapat memahami sebagai bagian dari agenda masa depan.

Dan akhirnya, memenuhi kepentingan strategis dengan menyediakan sumber daya untuk misi masa depan yang dapat digunakan sebagai batu loncatan untuk Mars dan seterusnya.

Martin Elvis, astrofisikawan Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics di Cambridge, dan rekannya memeriksa beberapa kemungkinan dengan melapor ke server arXiv.

Dari 6699 asteroid di dekat Bumi yang telah dipetakan, hanya setengah lusin memiliki nilai delta-V (istilah para ilmuwan roket) untuk dipertimbangkan dan cukup besar untuk pendaratan (kecuali untuk mendarat di sebuah asteroid yang lebih kecil dengan wahana khusus).

Tentu saja, ada banyak asteroid lainnya di dekat Bumi yang belum ditemukan. Tetapi menemukan mereka menjadi masalah tersendiri. Kedekatan orbit yang mirip dengan Bumi berarti asteroid ini menghabiskan banyak waktu di sisi lain Matahari dan dalam hal apapun tidak terlihat dari sisi Bumi sehingga hampir tidak mungkin untuk melihat dan melacak dari darat.

NASA dalam waktu dekat tidak akan mengunjungi Stasiun Luar Angkasa Internasional berjarak yang 200 mil di atas permukaan. Namun berpaling pada salah satu rencana tentatif yaitu proyek misi mendarat ke Asteroid di dekat Bumi pada tahun 2025 dan seterusnya.

Download Laporan
  1. Martin Elvis (Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, Cambridge), et.al. Ultra-Low Delta-v Objects and the Human Exploration of Asteroids. arXiv:1105.4152, (Submitted on 20 May 2011), http://arxiv.org/abs/1105.4152
Martin Elvis https://www.cfa.harvard.edu/~elvis/


Gambar : NASA
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment