Multiverse dan Interprestasi Multi Dunia Adalah Setara Kuantum dan Eksis

Tinuku
News KeSimpulan.com - The Multiverse Interpretation of Quantum Mechanics. Duo fisikawan mengatakan multiverse interpretation of quantum mechanics adalah mungkin.

Teori string sudah cukup membuat pening dan sekarang duo fisikawan semakin membuat kepala bertambah pusing tentang dua bagian yang paling aneh dalam fisika modern dengan sisi yang berbeda dari mata uang yang sama.

Interpretasi multi dunia dalam mekanika kuantum adalah memandang semua alternatif alam semesta yang benar-benar eksis.

Pada setiap titik waktu, alam semesta terbagi menjadi banyak eksistensi di mana setiap output mungkin dari setiap proses kuantum yang benar-benar terjadi.

Hal ini menunjukkan ada jumlah tak terbatas alam semesta atau setidaknya jumlah yang sangat besar dari mereka.

Fisikawan kuantum mengatakan bahwa ini aneh tetapi merupakan harga kecil untuk kewarasan interpretasi multi dunia yang membawa pemikiran gila mekanika kuantum. Alasan banyak fisikawan dengan pandangan multi dunia yaitu berusaha untuk menjelaskan segala paradoks aneh mekanika kuantum.

Sebagai contoh, paradoks kucing Schrodinger yang terjebak dalam kotak di mana suatu proses kuantum mungkin atau tidak mungkin telah membunuh kucing tersebut ketika pengamat hanya dapat mengetahui apakah kucing itu hidup atau mati dengan membuka kotak.

Tetapi sebelum ini, proses kuantum yang mungkin atau tidak mungkin membunuhnya berada dalam keadaan superposisi, jadi kucing harus dalam superposisi terlebih dahulu, baik hidup dan mati pada waktu bersamaan! Ini jelas aneh tetapi dalam interpretasi banyak dunia, paradoks menghilang jika kucing mati dalam suatu alam semesta dan hidup di tempat lain.

Gagasan lain yang aneh dalam fisika modern bahwa alam semesta kita lahir bersama dengan sejumlah besar (mungkin tak terbatas) alam semesta lainnya. Jadi kosmos kita hanyalah salah satu sudut kecil dari sebuah multiverse yang jauh lebih besar.

Sekarang duo fisikawan teoritis, Leonard Susskind dari Stanford University di Palo Alto dan Raphael Bousso dari University of California, Berkeley, mengedepankan pemikiran bahwa multiverse dan interpretasi multi dunia mekanika kuantum secara formal setara. Tetapi ada suatu keberatan, kesetaraan hanya berlaku jika baik mekanika kuantum dan multiverse mengambil bentuk khusus.

Susskind dan Bousso mengusulkan sebuah kemungkinan untuk memverifikasi prediksi mekanika kuantum secara tepat pada suatu waktu. Tetapi secara teori hal itu bisa dilakukan jika pengamat bisa melakukan sejumlah tes tak terbatas dan mengamati hasil semuanya.

Tetapi itu tidak mungkin kan…? Tidak ada yang dapat melakukan sejumlah tes tak terbatas. Relativitas batas praktis yang penting tentang hal ini karena beberapa eksperimen akan jatuh di luar cakrawala. Artinya tidak mungkin semuanya diamati.

Tapi Susskind dan Bousso mengatakan ada formulasi khusus alam semesta dimana hal ini mungkin yang dikenal sebagai "supersymmetric multiverse" dengan menghilangkan konstanta kosmologis. Jika alam semesta mengambil bentuk ini, maka menjadi mungkin untuk melakukan jumlah tak terbatas percobaan dalam cakrawala kausal satu sama lain.

Titik kunci persis apa yang terjadi dalam interpretasi multi dunia. Pada setiap instansi waktu, jumlah (atau sangat besar) tes yang tak terbatas berlangsung dalam cakrawala kausal satu sama lain. Sebagai pengamat, kita mampu melihat hasil dari salah satu eksperimen tetapi kita sebenarnya hanya mengikuti satu saja. Bousso dan Susskind berpendapat interpretasi multi dunia hanya mungkin di supersymmetric multiverse harus setara.

"Kami berpendapat multiverse global adalah representasi multi dunia dalam sebuah geometri tunggal," kata Susskind dan Bousso melapor makalah ke server arXiv.

Susskind dan Bousso menyebut gagasan baru dengan "multiverse interpretation of quantum mechanics".

Semua tahu bahwa Bousso dan Susskind adalah dua teoretikus terkemuka di dunia string (Susskind disebut sebagai bapak dunia string) sehingga pemikiran mereka memiliki silsilah yang sempurna. Tetapi pemikiran ini kurang dapat diverifikasi untuk membantu fisikawan eksperimental membedakannya dari teori-teori lain dari alam semesta. Dan tanpa elemen penting ini, interpretasi mekanika kuantum multiverse lebih sebagai gagasan filsafat.

Download Laporan
  1. Leonard Susskind (Stanford University, Palo Alto) and Raphael Bousso (University of California, Berkeley). The Multiverse Interpretation of Quantum Mechanics. arXiv:1105.3796, (Submitted on 19 May 2011), http://arxiv.org/abs/1105.3796
Leonard Susskind http://www.stanford.edu/dept/physics/people/faculty/susskind_leonard.html
Raphael Bousso http://www.physics.berkeley.edu/research/faculty/bousso.html

Gambar : Raphael Bousso and Raphael Bousso, arXiv:1105.3796
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment