Trik Sekresi Sutra Laba-laba Tarantula Melekat di Permukaan Halus Vertikal

Tinuku
News KeSimpulan.com - Atas nama semua ulama fisika, sebagian besar laba-laba tarantula tidak harus bisa memanjat dinding atau menggantung terbalik kepala mereka.

Tarantula harus memanjat, meskipun dengan susah payah dan para peneliti ingin mencari tahu, how? Jadi mereka mengumpulkan beberapa spesies tarantula dan ternyata ditutupi dengan rambut mikroskopis, beberapa di antaranya berfungsi sebagai "spigots" untuk sutra lengket yang diaktifkan ketika mereka mulai turun dan melapor ke Journal of Experimental Biology (JEB) untuk edisi Juni.

Sejak laba-laba membuat sutera dari pemintal dalam perut mereka, mungkin membantu menjelaskan bagaimana laba-laba berevolusi menggunakan begitu banyak sutra mereka. Selain itu menjelaskan mengapa tarantula meninggalkan jejak sedikit halus dimanapun mereka berjalan.

Seperti semua laba-laba, tarantula (keluarga Theraphosidae) mensintesis sutera di kelenjar khusus dan mendorong dari perut mereka. Satu spesies tarantula terbesar, Aphonopelma seemanni, menyarankan sutera juga dapat dikeluarkan dari Tarsi, tetapi hipotesisi ini kemudian ditolak.

Claire Rind, neurobiolog dari Newcastle University di Inggris, dan rekannya memberikan bukti sekresi sutra langsung dari spigots (nozel) pada Tarsi dari tiga spesies tarantula yang jauh terkait yaitu Chilean rose (Grammostola rosea), Indian ornamental (Poecilotheria regalis) dan Mexican flame knee (Brachypelma auratum), menunjukkan sekresi sutra tarsal secara luas dilakukan oleh kalangan tarantula.

Rind, et.al., menunjukkan beberapa helai sutra yang diproduksi sebagai tapak ketika laba-laba mulai tergelincir ke bawah permukaan vertikal halus. Sebuah nozzle seperti setae yang bertanggung jawab Tarsi untuk deposisi sutra memiliki tangkai yang diperkuat oleh cuticular thickenings yang berfungsi untuk mencegah posisi internal tangkai sambil tetap mempertahankan fleksibilitas mereka.

Hal ini penting dimana spigots terjadi pada permukaan ventral tarsus, di luar proyeksi setae halus yang terpisah dari bantalan lampiran kering. Struktur dan disposisi sekresi sutra pada pemintal perut tiga spesies tarantula sangat mirip dengan proto laba-laba spinneret di awal periode Devon, memberikan indikasi lain bahwa sekresi sutra tarantula saling berbagi leluhur.
  1. F. Claire Rind (School of Biology, Ridley Building, Newcastle University, Newcastle NE1 7RU, UK; Centre for Behaviour and Evolution, Institute of Neuroscience, The Medical School, Newcastle University, Newcastle NE2 4HH, UK), et.al. Tarantulas cling to smooth vertical surfaces by secreting silk from their feet. Journal of Experimental Biology, 214, 1874-1879, June 1, 2011, DOI:10.1242/jeb.055657
Claire Rind http://www.ncl.ac.uk/biology/staff/profile/claire.rind

Gambar : Claire Rind http://jeb.biologists.org/content/214/11/i.1.full
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment