Uji Persiapan Panel Surya Wahana NASA Juno Sebelum Ke Jupiter

Tinuku
News KeSimpulan.com - Pengujian lengkap panel surya NASA Juno. Panel surya terbesar dalam sejarah telah melewati tahap pengujian lengkap sebelum berlabuh ke Jupiter.

Tiga panel Matahari berukuran besar yang akan memberi tenaga untuk pesawat ruang angkasa NASA Juno selama misi untuk Jupiter telah menangkap foton sampai ditempatkan di ruang setelah peluncuran.

Panel yang akan melekat di pesawat ruang angkasa Jupiter ini menyelesaikan uji coba pra-penerbangan di fasilitas pemrosesan muatan Astrotech di Titusville, Florida, dan dilipat di sisi pesawat ke konfigurasi peluncuran Kamis lalu, 26 Mei.

Wahana bertenaga surya Juno ini akan mengorbit kutub Jupiter 30 kali untuk mengetahui lebih lanjut tentang, asal usul gas raksasa, struktur, atmosfer, dan magnetosfer.

"Melengkapi pengujian dan pemasangan panel surya selalu merupakan tonggak besar pra-peluncuran, dan dengan Juno, Anda bisa mengatakan benar-benar besar karena panel kami memang benar-benar besar. Ketiga array Matahari yang besar dan panjang ini akan bergerak dari Bumi sekitar tujuh mil per detik," kata Jan Chodas, manajer proyek Juno dari NASA Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California.

Ini pertama kalinya sejarah pesawat ruang angkasa menggunakan tenaga surya begitu jauh ke ruang angkasa (Jupiter adalah lima kali jarak Bumi dan Matahari). Untuk berkerja pada cahaya Matahari yang jauh membutuhkan panel surya seukuran truk kargo trailer.

Bahkan dengan semua luas permukaan yang menghadap ke Matahari, ketiga panel dengan lebar 2,7 meter (9 feet) dan panjang 8,9 meter (29 feet) hanya akan menghasilkan daya listrik sekitar 450 watt atau setara blender jus atau lima bola lampu standar (jika dioperasikan di muka Bumi, panel tersebut menghasilkan power 12 sampai 14 kilowatt).

Persiapan lainnya, tahap awal peluncuran kendaraan United Launch Alliance Atlas V, tabung dengan panjang 32 meter dan lebar 3,8 meter yang akan membawa Juno ke ruang angkasa tiba di Skid Strip di Cape Canaveral Air Force Station pada 24 Mei lalu diangkut Volga-Dnepr Antonov AN-124-100 (pesawat kargo terbesar kedua di dunia). Tahap kedua, Atlas V bersama dengan lima roket pendorong akan dirakit dan diuji di Launch Complex-41 di Cape Canaveral pada musim panas ini.

Periode peluncuran Juno pada 5 Agustus 2011 hingga 26 Agustus. Untuk lepas landas pada 5 Agustus, start peluncuran pukul 8:39 PDT (11:39 EDT) dan tetap on hingga 9:39 PDT (0:39 pm EDT).

Informasi lebih lanjut tentang Juno di http://missionjuno.swri.edu/

"Ini adalah one-stop shopping bagi siapa saja yang ingin terhibur sebanyak mungkin tentang informasi ilmu pengetahuan ruang dan misi Juno mendatang," kata Bolton.

NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL) di Pasadena, California, mengelola misi Juno untuk peneliti utama, Scott Bolton dari Southwest Research Institute di San Antonio. Misi Juno adalah bagian dari New Frontiers Program yang dikelola di NASA's Marshall Space Flight Center di Huntsville, Alabama.

Lockheed Martin Space Systems di Denver, membangun pesawat ruang angkasa. Tanggung jawab manajemen peluncuran oleh NASA's Launch Services Program di Kennedy Space Center di Florida. JPL adalah sebuah divisi dari California Institute of Technology di Pasadena.

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment