Galaksi Markarian 739 NGC 3758 Dengan Nuclei Dua Lubang Hitam Supermasif

Tinuku
News KeSimpulan.com - Galaksi Markarian 739 atau NGC 3758 dengan dua core yang berdekatan dan masing-masing membantuk dua monster lubang hitam aktif.

Sebuah studi menggunakan satelit NASA Swift dan Chandra X-ray Observatory menemukan dua lubang hitam raksasa di jantung galaksi yang dikenal sebagai Markarian 739 atau NGC 3758, terletak 425 juta tahun cahaya ke arah konstelasi Leo. Hanya sekitar 11.000 tahun cahaya jarak keduanya.

"Di jantung galaksi yang paling besar termasuk Bima Sakti kita sendiri terdapat sebuah lubang hitam supermasif bermassa jutaan kali massa Matahari. Beberapa dari mereka memancarkan miliaran lipat energi dari Matahari," kata Michael Koss, dari NASA Goddard Space Flight Center di Greenbelt, Md, dan University of Maryland di College Park (UMCP).

Para astronom merujuk ke pusat-pusat galaksi yang menunjukkan emisi intens seperti active galactic nuclei (AGN).

Namun seperti lubang hitam raksasa umumnya, hanya sekitar satu persen, sedangkan AGN kuat. Binary AGN masih jarang.

Markarian 739 hanyalah kedua yang diidentifikasi dalam setengah milyar tahun cahaya.

Banyak ilmuwan berpikir peristiwa-peristiwa seperti tabrakan galaksi memicu AGN untuk aktif dengan mengirim sejumlah besar gas ke arah lubang hitam.

Sebagai gas spiral maka menjadi sangat panas dan memancarkan sejumlah besar energi.

Sejak tahun 2004, Burst Alert Telescope (BAT) di wahana Swift telah memetakan sumber energi tinggi sinar-X di seluruh langit. Survei sensitif terhadap AGN sampai 650 juta tahun cahaya dan telah menemukan puluhan sistem yang sebelumnya tidak dikenal. Tindak lanjut studi oleh Koss dan rekannya pada tahun 2010 menghitung sekitar seperempat AGN yang berinteraksi atau berpasangan dekat memiliki kemungkinan 60 persen akan bergabung dalam satu milyar tahun.

"Jika dua galaksi bertabrakan dan masing-masing memiliki lubang hitam supermasif, harus ada saat ketika kedua lubang hitam mengaktifkan AGN. Kami tidak melihat banyak AGN, sehingga kami berbalik menggunakan Chandra untuk membantu," kata Richard Mushotzky, astronomi dari UMCP.

Instrumen BAT Swift melakukan pencitraan sepersepuluh langit pada saat tertentu, X-ray survey yang lebih sensitif digunakan untuk meningkatkan eksposur. BAT Swift menyediakan fitur sudut lebar, teleskop X-ray di Chandra X-ray Observatory bertindak untuk merinci zoom lensa seratus kali.

Selama beberapa dekade, para astronom telah mengetahui bahwa nucleus di bagian timur Markarian 739 berisi lubang hitam aktif dan menghasilkan energi luar biasa. Studi Chandra menunjukkan tetangga di bagian barat. Hal ini membuat salah satu kasus galaksi terdekat dan terjelas untuk AGN biner.

Jarak yang memisahkan dua lubang hitam sekitar sepertiga jarak yang memisahkan tata surya dari pusat galaksi kita sendiri. AGN ganda Markarian 739 adalah terdekat selama ini dikenal, baik dari segi jarak satu sama lain dan jarak dari Bumi. Namun, galaksi lain yang dikenal sebagai NGC 6240 memegang kedua catatan.

Bagaimana kedua AGN kedua tidak diketahui begitu lama?

"Markarian 739 Barat menunjukkan tidak ada bukti AGN terlihat, ultraviolet dan observasi radio. Ini menyoroti pentingnya pengamatan resolusi tinggi pada energi X-ray di lokasi AGN biner," kata Sylvain Veilleux, astronom dari UMCP. *NASA

Michael Koss http://www.astro.umd.edu/~mkoss
Richard Mushotzky http://www.astro.umd.edu/people/richard.html
Sylvain Veilleux http://www.astro.umd.edu/~veilleux/
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment