Nebula M20 Trifid Bukti Tumbukan Kelahiran Bintang Generasi Pertama

Tinuku
News KeSimpulan.com - Sebuah tabrakan yang cantik. Tumbukan antar gas dan debu melahirkan para bintang muda di Nebula Trifid M20, konstelasi Sagitarius.

Di Bumi, tabrakan jarang menyebabkan kecantikan. Di ruang, cerita menjadi berbeda. Para astronom Jepang mengatakan satu dari nebula yang paling terkenal di konstelasi Sagitarius dengan keindahan tumbukan awan gas dan debu.

Berjarak 7000 tahun cahaya dari Bumi, Nebula Trifid terdiri dari wilayah merah di mana tiga jalur debu gelap menyerupai tanda perdamaian, sebuah wilayah yang berdampingan adalah biru.

Dengan menggunakan NANTEN2 4-metre telescope di Chile, para astronom mengukur pergeseran Doppler.

Dua awan gas kemungkinan bertabrakan di wilayah merah 1 juta tahun yang lalu (sekejap dalam standar astrofisika), tekanan gas yang runtuh melahirkan bintang baru.

Satu bintang yang baru lahir bernama HD 164492, begitu panas dengan radiasi elektron dari proton.

Ketika keduanya bergabung, elektron memancarkan cahaya merah.

Temuan bintang lahir di pusaran ketika awan gas raksasa bertabrakan menjadi bukti bagus untuk teori lama. Kelahiran bintang-bintang adalah salah satu keajaiban kosmos tetapi juga menjadi teka-teki.

Para astronom memiliki diskripsi kasar bagaimana hal ini terjadi. Bintang terbentuk di dalam awan besar gas dan debu. Turbulensi menyebabkan beberapa bagian awan menjadi lebih padat daripada yang lain.

Ketika ini terjadi, gravitasi mengambil alih, menarik lebih banyak massa dan membuat simpul padat gas dan debu. Mulai memanas hingga tekanan dan temperatur di pusat begitu tinggi sehingga atom pada titik ini menyebabkan sebuah bintang baru switch on.

Tapi model ini menimbulkan sejumlah pertanyaan, khususnya mengapa bintang-bintang tipe tertentu cenderung membentuk kelompok dalam awan ketimbang merata di seluruh bagian. Teori mendalilkan awan didorong oleh supernova atau proses lainnya sering menabrak satu sama lain ketika mereka berkembang.

Tabrakan antar muka ini terjadi ketika ada pemanasan cepat gas yang memicu pembentukan bintang. Tampaknya masuk akal namun bukti eksperimental untuk mendukung teori ini langka.

Kazufumi Torii, astrofisikawan dari Nagoya University, dan rekannya mengatakan telah menemukan dua awan yang tampaknya bertabrakan dalam nebula Trifid, M20. Bintang-bintang muda tampak terbentuk.

"Kami berpendapat pembentukan bintang-bintang generasi pertama dipicu oleh tabrakan antara dua awan," kata Torii melapor ke arXiv.

Pengamatan menunjukkan sejumlah awan yang berbeda di Nebula Trifid, tetapi dua diantaranya memiliki kecepatan berbeda yang tampaknya akan melapisi. Suhu awan lain di kawasan ini sekitar 10K. Tetapi dua awan jauh lebih hangat sekitar 50K. Massa awan masing-masing sekitar 1000 massa Matahari.

"Massa bintang dan total molekulterlalu kecil untuk ikatan sistem gravitasi," kata Torri.

Download Laporan : http://arxiv.org/abs/1106.3603
  1. K. Torii et.al. Molecular clouds in the Trifid nebula M20; Possible evidence for a cloud-cloud collision in triggering the formation of the first generation stars. arXiv:1106.3603, (last revised 21 Jun 2011), http://arxiv.org/abs/1106.3603
Gambar : K. Torii et.al., arXiv:1106.3603, http://arxiv.org/abs/1106.3603
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment