Planet Neptunus Panas Migrasi Dulu Baru Terbentuk Massa

Tinuku
News KeSimpulan.com - Mengungkap tempat lahir 'Neptunes panas'. Gaya hidup kota tetapi memilih hidup di desa. Tetapi planet Neptunus lahir memang sudah begitu adanya.

Neptunus panas adalah planet raksasa sederhana yang banyak memiliki kemiripan dengan planet lain yang memiliki orbit sangat dekat dengan bintang host. Teka-teki adalah mengapa kita melihat begitu banyak Neptunus panas di tempat lain tetapi tidak ada di tata surya kita bagian dalam.

Teori konvensional bahwa dunia tersebut dibentuk di wilayah dingin jauh dari bintang host dan kemudian bermigrasi ke dalam sistem tata surya.

Sekarang duo astrofisikawan yaitu Brad Hansen dari University of California di Los Angeles, dan Norm Murray dari Canadian Institute for Theoretical Astrophysics di Toronto mengatakan bahwa Neptunus panas mungkin telah muncul di tempat yang tepat di mana mereka berada, sesuai dengan teori yang ada, dan melapor ke arXiv.

Model cakram gas dan debu di sekitar bintang muda, jika disk sangat besar, core besar dapat terbentuk di wilayah core dengan gravitasi yang cukup untuk mencuri gas, membentuk Neptunus panas. Namun, cakram Matahari kita dimana gas dan debu tidak memiliki massa untuk membangun planet raksasa di wilayah inner. Jadi Neptunus terbentuk jauh dari Matahari.

Skenario ini dapat menjelaskan sejumlah besar planet mirip Neptunus panas yang mengorbit bintang lain, kata Gregory Laughlin, astrofisikawan dari University of California di Santa Cruz.

Download Laporan : http://arxiv.org/abs/1105.2050
  1. Brad M. S. Hansen (University of California, Los Angeles) and Norm Murray (Canadian Institute for Theoretical Astrophysics, Toronto). Migration then assembly: Formation of Neptune mass planets inside 1~AU. arXiv:1105.2050, (Submitted on 10 May 2011), http://arxiv.org/abs/1105.2050
Brad Hansen http://www.astro.ucla.edu/~hansen/
Norm Murray http://www.cita.utoronto.ca/~murray/
Gregory Laughlin http://research.pbsci.ucsc.edu/astro/gregory-p-laughlin/
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment