Program DARPA Living Foundries Untuk Percepatan Biologi Sintetik

Tinuku
News KeSimpulan.com - Amerika Serikat adalah negara terbesar dalam investasi di bidang sains dan tetap menjadi tercanggih serta terdepan hingga dekade masa mendatang.

Sekarang Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), sebuah badan di bawah departemen pertahanan AS, akan mendanai proyek yang bertujuan untuk mempercepat pengembangan biologi sintetik dan menciptakan jenis materi baru.

Kemarin saat Fifth International Meeting on Synthetic Biology di Stanford University, Rabu pagi 15 Juni 2011, seorang wakil dari DARPA mengumumkan program baru disebut Living Foundries yang akan berinvestasi dan mengembangkan proyek-proyek biologi sintetis.

Tujuan program menurut Alicia Jackson, manajer program tersebut, untuk merevolusi ilmu material dan mendorong proyek-proyek yang akan memungkinkan penciptaan dan pembuatan materi yang tidak mungkin dibuat pada saat ini seperti bahan surya dan elektronik yang lebih efisien. Untuk melakukannya, DARPA akan masuk ke biologi sintetik sebagai "jalan besar" dengan membangun kemampuan manufaktur baru di Amerika Serikat.

Para biolog sintetis mencoba sistematika untuk melakukan sesuatu yang berguna seperti membuat biofuel. Di lapangan, para ilmuwan memiliki impian besar merancang mikroba probiotik untuk membunuh sel kanker ataupun memulihkan efek dari perubahan iklim atau membuat bahan bakar transportasi dari biomassa yang berlimpah.

Biologi sintetik telah membuat langkah besar pada tahun lalu, misalnya, para peneliti di J. Craig Venter Institute telah membuat "sel sintetis" yang hidup dengan mengedit genom menggunakan komputer, membangun di laboratorium dan mencangkokkannya ke dalam sel spesies lain.

Tetapi waktu yang dibutuhkan tetap menjadi kendala untuk mendapatkan eksperimen dan membelenggu kreativitas serta hasil praktis dari penelitian juga datang menjadi lambat.

"Kami mengambil gula, pakan ke sel, dan membuat produk farmasi, bahan kimia, bahan bakar," kata Jackson.

Dengan memperluas bahan yang mungkin dapat dibuat untuk rekayasa sel tentu banyak memerlukan pembuatan mikroba agar dapat menangani bahan baku lainnya seperti gula dan selulosa. DARPA ingin membuka tabel periodik sehingga sel dapat dibuat, misalnya, bahan semikonduktor yang efisien.

"Hari ini biologi sintetik mahal dan memakan waktu, dan membatasi inovasi… We [at DARPA] are that genie in a bottle that will make the impossible inevitable..." kata Jackson.

Ini urutan prioritas tinggi, tetapi tenaga di bidang ini juga tinggi dan tingkat ambisi program ini sejalan dengan inisiatif DARPA sebelumnya, salah satu badan yang memainkan peran penting dalam sejarah penciptaan internet.

Ketika ditanya lebih lanjut untuk mengklarifikasi pendanaan dan jadwal proyek, Jackson mengatakan dia tidak bisa mengungkapkan rincian lebih lanjut.

DARPA http://www.darpa.mil/
Living Foundries Industry Day https://www.fbo.gov/index?s=opportunity&mode=form&id=77b10102cba5c98c6be6b5c3d7a11387&tab=core&_cview=0
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment