Protein thymosin beta-4 Merangsang Sel Induk Epicardium Pasca Serangan Jantung

Tinuku
News KeSimpulan.com - Jantung memiliki kemampuan regenerasi sel. Rangsangan budidaya sel induk dapat menghasilkan jaringan baru pasca serangan jantung.

Patah hati sulit diobati tetapi pasca serangan jantung mungkin dapat memperbaiki diri. Mengingat motivasi biokimia yang tepat, sel induk lapisan tipis sel-sel luar otot jantung dapat menggantikan sejumlah kecil sel yang rusak akibat serangan jantung, demikian laporan tim peneliti internasional ke Nature.

Sebuah protein kecil yang disebut thymosin beta-4 (β4) dapat memberi semacam stimulus yang dibutuhkan untuk mengaktifkan sel induk, kata Paul Riley, biolog molekuler, bersama peneliti British Heart Foundation di University College London, dan rekannya.

Para ilmuwan telah mencari cara agar jantung dapat menyembuhkan dirinya sendiri, tetapi bukti sebelumnya untuk kehadiran sel-sel induk dalam otot jantung nampak kontroversial, kata Deepak Srivastava, biolog sel induk jantung di Gladstone Institute of Cardiovascular Disease dan University of California di San Francisco, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Selain itu sel-sel induk yang ditransplantasikan ke dalam jantung sering tidak terintegrasi dengan baik dan kalah waktu dibanding sel asli. Itulah sebabnya temuan baru sel induk sel lapisan jantung untuk self-healing sangat menarik.

"Gagasan bahwa jantung dapat regenerasi sendiri sangat kuat," kata Srivastava.

Memberi thymosin beta-4 pada tikus pasca serangan jantung telah terbukti memiliki pengaruh menguntungkan dalam membantu otot jantung lebih bertahan. Studi baru menunjukkan protein tersebut tidak hanya melindungi sel jantung dari cedera lebih lanjut, tetapi juga dapat menghasilkan beberapa sel-sel otot baru dari stem sel di lapisan yang disebut epicardium.

"Meskipun sedikit, masih signifikan karena kami tidak berpikir jantung dapat melakukan hal ini sama sekali," kata Srivastava.

Menggeluti tikus, para peneliti menemukan sel-sel induk epicardial perlu prima sebelum menyusun otot jantung baru. Tikus diobati dengan beta thymosin-4 selama seminggu sebelum serangan jantung menghasilkan sejumlah kecil sel otot jantung baru, tetapi tikus yang diberi obat hanya setelah serangan jantung tidak terjadi.

Riley mengatakan temuan ini mungkin menunjukkan orang-orang yang berisiko tinggi terkena serangan jantung dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk pulih dari dengan terapi obat perangsang sel induk. Namun pendekatan mungkin sangat tidak praktis.

Untuk satu hal, thymosin beta-4 tidak tersedia dalam bentuk tablet, tetapi harus disulam. Kelemahan lain yaitu dokter tidak begitu baik dalam mengidentifikasi orang-orang dalam bahaya serangan jantung, dan terapi obat stimulasi sel induk untuk jangka waktu yang lama bisa memiliki efek samping berbahaya.

Tapi Srivastava berani bertaruh dalam jangka panjang, obat yang tepat dapat meruntuhkan hambatan yang menjaga jantung manusia yang baru tumbuh seperti yang dilakukan ikan dan amfibi lainnya.

"Kita hanya perlu membuka potensi alam untuk memperbaiki sendiri," kata Srivastava.
  1. Nicola Smart (Molecular Medicine Unit, UCL Institute of Child Health, London WC1N 1EH, UK), et.al. De novo cardiomyocytes from within the activated adult heart after injury. Nature, 08 June 2011, DOI:10.1038/nature10188
Paul Riley http://www.ucl.ac.uk/stemcells/researchers/pr
Deepak Srivastava http://bms.ucsf.edu/directory/faculty/deepak-srivastava-md
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment