Batu Asteroid Trojan 2010 TK7 Diameter 300 Meter Menguntit Bumi

Tinuku
News KeSimpulan.com - Menguntit janda tetangga saat mau mandi dan menyelinap di semak? Sudah biasa. Tapi kali ini penguntit Bumi menyelinap di senja kala.

Laporan ke Nature, sebuah asteroid berdiameter 300 meter mengintai Bumi. Bersembunyi di temaran dan berbaris segaris dengan planet kita selama bertahun-tahun, tapi tidak terlihat oleh teleskop para astronom.

Temuan baru adalah batu "Trojan" Bumi pertama yang dikonfirmasi. Mengorbit Matahari di dalam gravitasi sepanjang jalur orbit yang sama seperti planet kita.

Form kelas asteroid yang mengorbit Matahari pada titik-titik gravitasi stabil 60o di depan dan 60o belakang Bumi dimana gaya gravitasi muncul oleh keseimbangan Matahari dan Bumi.

Asteroid Trojan adalah umum (kecuali Brad Pitt dalam Trojan War) seperti Yupiter memiliki sekitar 5000 pasukan, dan Neptunus serta Mars masing-masing memiliki koleksi mereka sendiri yang lebih kecil. Tetapi menemukan untuk Bumi terbukti sulit karena titik-titik Lagrange terhadap Matahari di langit.

Para astronom harus mencari objek hanya sebelum Matahari terbit dan sampai sekarang silau sinar Matahari mengaburkan cahaya lemah yang dipantulkan batu yang mungkin bersembunyi di sana.

Sekarang Martin Connors spacesian dari Athabasca University di Alberta, Kanada, dan rekannya menggunakan sensor panas untuk melihat senja masa lalu. Menggunakan data dari Wide-bidang satelit NASA's Wide-field Infrared Survey Explorer (WISE), Connors mengidentifikasi Trojan selebar 300 meter dan dinamai 2010 TK7.

Trojan 2010 TK7 bukanlah ancaman bagi Bumi. Untuk satu hal itu di depan kita, bukan di belakang kita. Berdasarkan perhitungan, orbit elips akan stabil di sekitar titik Lagrange untuk setidaknya 10.000 tahun mendatang, melayang di antara 20 juta dan 300 juta kilometer dari kita. Connors et.al melapor ke Nature.

Connors mengatakan seperti kebanyakan Trojan, kisah cerita dari mana TK7 datang dan terbentuk dari apa adalah misteri saat ini. Sebuah asteroid karena salah tangkap atau mungkin batu peninggalan lama saat kelahiran tata surya sekitar 4,5 miliar tahun lalu.

Jika demikian, mungkin identik dengan batuan yang datang bersama membentuk Bumi yang berarti mempelajari komposisinya dapat memberitahu kita tentang kimia planet seperti di tahap awal kelahiran Bumi.
  1. Martin Connors (Athabasca University, 1 University Drive, Athabasca, Alberta T9S 3A3, Canada) et.al. Earth’s Trojan asteroid. Nature, 475, 481–483, 27 July 2011, DOI:10.1038/nature10233
Martin Connors http://science.athabascau.ca/staff-pages/martinc/
Tinuku Store