Beruang Irlandia Leluhur Beruang Kutub Ursus maritimus Modern

Tinuku
News KeSimpulan.com - Beruang Kutub (Ursus maritimus) merayakan akar Irlandia. Jika semua beruang bisa berbicara, mereka mungkin memiliki aksen khas Irlandia.

Sebuah tim dipimpin Ceiridwen Edwards, arkeolog dari Trinity College Dublin di Irlandia, menemukan beruang kutub modern adalah keturunan beruang coklat yang telah punah menempati pulau-pulau Inggris dan Irlandia antara 43.000 hingga 3.000 tahun yang lalu. Periode ini kedua pulau terhubung lapisan es.

Edwards (sekarang di University of Oxford) menganalisis potongan pendek DNA mitokondria (masing-masing 100 hingga 176 panjang base pairs) gigi dan tulang 17 beruang kuno dari gua-gua di Irlandia dan membandingkan dengan data global sekuens DNA beruang kutub dan beruang coklat baik yang hidup maupun sudah punah. Mitokondria memiliki DNA sendiri yang diwariskan ibu ke anak melalui telur.

"Alasan utama melihat DNA mitokondria (mtDNA) ada jumlah sangat tinggi salinan dalam sampel arkeologi. Dalam mtDNA garis matrilineal secara efektif tidak berubah," kata Edwards.

Sepuluh dari beruang Irlandia dari garis keturunan ibu yang memunculkan semua beruang kutub modern, tetapi anehnya bukan dari garis keturunan yang memunculkan beruang coklat modern, meskipun di antara beruang kutub, garis Irlandia mengalahkan semua pendatang.

Sampel mtDNA beruang kutub berdating 8.000 tahun dari dataset DNA beruang global tidak sesuai si Polar Bear beruang kutub modern.

"Garis keturunan ibu yang hadir pada populasi beruang kutub kuno sepenuhnya digantikan oleh populasi Irlandia," kata Edwards, melapor ke Current Biology.

Edwards mengatakan hibridisasi ini terjadi ketika Irlandia tertutup es di batas maksimum lapisan es 22.000 tahun yang lalu. Beruang kutub telah ditemukan di Irlandia dari waktu ini, analisis isotop fosil beruang Irlandia menegaskan semua memiliki diet terestrial dan bukan diet laut khas beruang kutub, tetapi genetika menempatkan mereka di sana.

Charlotte Lindqvist, filogenetikawan dari University di Buffalo, New York, tidak begitu yakin.

"Ini terlihat seperti beruang Irlandia terkait erat dengan beruang kutub dan beruang coklat lainnya, namun ketepatan urutan percabangan tidak jelas," kata Lindqvist.

Analisis didasarkan pada seluruh genom mitokondria atau pada DNA nuklir dapat memberikan plot genetik lebih akurat. Sayangnya sekuens DNA nuklir lebih kecil kemungkinannya bertahan hidup dalam tulang purba, kata Lindqvist.

"Saya yakin ada banyak lagi yang bisa dikatakan tentang evolusi beruang. Masalahnya kita memiliki sangat sedikit fosil dan kebanyakan adalah baru yaitu sekitar 11.000 tahun terakhir," kata Lindqvist.
  1. Ceiridwen J. Edwards (Smurfit Institute of Genetics, Trinity College, University of Dublin, Dublin, Ireland) et.al. Ancient Hybridization and an Irish Origin for the Modern Polar Bear Matriline. Current Biology, 07 July 2011, DOI:10.1016/j.cub.2011.05.058
Ceiridwen Edwards http://www.arch.ox.ac.uk/CE1.html
Charlotte Lindqvist http://biology.buffalo.edu/Faculty/Lindqvist/lindqvist.html
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment