Big Rips dan Little Rips Kepadatan Konstan Energi Gelap

Tinuku
News KeSimpulan.com - Big rips and little rips. Salah satu dari sejumlah fitur yang tampaknya masuk akal dari dark energy adalah kepadatan yang diasumsikan konstan sepanjang waktu.

Meskipun alam semesta mengembang dari waktu ke waktu, energi gelap tidak menjadi encer, tidak seperti sisa dari isi alam semesta. Ketika alam semesta mengembang tampak lebih banyak energi gelap muncul entah dari mana untuk mempertahankan kepadatan energi gelap konstan di alam semesta.

Jadi, sejalan dengan waktu maka energi gelap menempati proporsi semakin dominan di alam semesta (mengingat teori memperkirakan tempat 73%).

Sebuah solusi mudah untuk energi gelap ini adalah fitur yang melekat dalam struktur ruang-waktu sehingga ketika alam semesta mengembang dan hamparan ruang-waktu bertambah akan meningkatkan energi gelap dan densitas tetap konstan.

Untuk menjelaskan percepatan seragam ekspansi alam semesta yaitu energi gelap memiliki fitur tekanan negatif. Tekanan negatif adalah fitur yang melekat dalam ekspansi.

Menerapkan logika misterius untuk observasi, kerataan geometri alam semesta menunjukkan rasio tekanan kepadatan energi gelap sekitar 1 atau mendekati -1 karena kita berurusan dengan tekanan negatif.

Spekulasi yang mungkin terjadi di masa depan alam semesta dengan mengasumsikan energi gelap dan rasio tekanan kepadatan dipertahankan pada -1 tanpa batas waktu. Tetapi para kosmolog kurang senang berdasarkan hal-hal yang ada dan berspekulasi kemungkinan yang terjadi jika persamaan bukan -1.

Jika kita berpandangan energi gelap sekedar artefak matematika yang tumbuh sebagai peningkatan hamparan ruang-waktu maka pilihan harus dengan konstanta kosmologis.

Jika kepadatan energi gelap menurun dari waktu ke waktu, tingkat percepatan ekspansi universal akan menurun dan berhenti jika rasio tekanan/kepadatan mencapai -1/3.

Di sisi lain, jika kepadatan energi gelap meningkat dan rasio tekanan/kerapatan turun di bawah -1 (yaitu arah -2 atau -3) maka kita mendapatkan phantom energy scenarios.

Phantom energy adalah energi gelap yang memiliki kepadatan semakin meningkat dari waktu ke waktu. Kita tahu bahwa Phantom (hantu yang berjalan) adalah karakter fiksi.

Bagaimanapun, alam semesta mengembang dan kita membiarkan hantu kepadatan energi meningkat menyebabkan pendekatan terbatas dalam jangka waktu yang terbatas, menyebabkan Big Rip ketika alam semesta menjadi terbatas dalam skala dan semua struktur terikat, semua jalan ke partikel subatomik terkoyak.

Pada rasio tekanan/kepadatan hanya -1,5, skenario ini hanya bisa terungkap selama 22 milyar tahun.

Frampton, astrofisikawan dari University of North Carolina, dan rekannya mengusulkan skenario alternatif Little Rip dimana rasio tekanan/kerapatan adalah variabel dari waktu ke waktu sehingga struktur terikat masih tercabik-cabik tetapi alam semesta tidak menjadi tak terbatas dalam skala.

Ini mendukung model alam semesta siklik karena bermasalah dengan entropi. Sebuah hipotesis Big Bang - Big Crunch cyclic universe memiliki masalah entropi karena energi bebas hilang sebagai segala sesuatu yang terikat gravitasi sehingga hanya berakhir dengan satu lubang hitam besar di akhir Crunch tersebut.

Little Rip dapat me-reboot entropi karena semuanya terpecah sehingga proses panjang dari awal terikat lagi secara gravitasional menghasilkan bintang-bintang baru dan galaksi dalam proses.

Download Laporan : http://arxiv.org/abs/1106.4996v1
  1. Paul H. Frampton, Kevin J. Ludwick and Robert J. Scherrer. The Little Rip. arXiv:1106.4996v1, (Submitted on 24 Jun 2011), http://arxiv.org/abs/1106.4996v1
Paul H. Frampton http://en.wikipedia.org/wiki/Paul_Frampton

The Phantom http://en.wikipedia.org/wiki/The_Phantom
Big Rip http://en.wikipedia.org/wiki/Big_Rip

Gambar : Paul H. Frampton, et.al., arXiv:1106.4996v1
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment