Gen Ragi NDT80 Membuat Sel-Sel Tua Muda Kembali

Tinuku
News KeSimpulan.com - Gen ragi membuat sel-sel tua muda lagi. Ingin panjang umur hingga 200 tahun atau lebih? Mungkin tidak akan lama lagi impian anda terwujud.

Anak biasanya memiliki harapan hidup yang sama saat lahir, terlepas dari apakah ayah mereka berusia 20 ataupun 80 tahun.

Artinya sel-sel reproduksi pria entah bagaimana me-reset jam kadaluwarsa mereka.

Tetapi bagaimana mereka melakukan hal ini menjadi misteri.

Sekarang gen yang membalikkan efek penuaan pada ragi memberikan beberapa petunjuk.

Dalam kondisi stres sel ragi melupakan reproduksi aseksual dan membagi menjadi empat spora, masing-masing berisi setengah kromosom sel yang khas, seperti telur dan sperma manusia.

Sel bertambah tua, mereka memperoleh gumpalan protein dan potongan tambahan DNA.

Tetapi ketika Angelika Amon, biolog dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan rekannya mengeledah sel spora ragi tua dan muda menemukan kelainan tersebut menghilang, artinya semua spora memiliki umur sama. Protein tampaknya dibersihkan melalui autophagy di mana sel "makan" sendiri.

Selama sporulasi, gen yang disebut NDT80 terkespresi. NDT80 dalam sel membuat jangka hidup dua kali lipat. Gen yang relatif dekat NDT80 pada mamalia adalah p53 yang mengatur siklus sel.

"Kita mungkin telah menemukan cara untuk meremajakan sel-sel dan menghapus penuaan," kata Amon melapor ke Science.

"Laporan ini provokatif," kata Michal Jazwinski, genetikawan penuaan dari Tulane University di New Orleans, Louisiana.

"Orang-orang telah mencoba untuk meneliti apa yang meremajakan gamet untuk beberapa waktu. Sepertinya NDT80 memainkan peran yang penting. Ini mempersempit wilayah fokus pengujian," kata Jazwinski.
  1. Elçin Ünal (David H. Koch Institute for Integrative Cancer Research, Howard Hughes Medical Institute, Massachusetts Institute of Technology, E76-543, 500 Main Street, Cambridge, MA 02139, USA), et.al. Gametogenesis Eliminates Age-Induced Cellular Damage and Resets Life Span in Yeast. Science, 24 June 2011: Vol.332 no.6037 pp.1554-1557, DOI:10.1126/science.1204349
Angelika Amon http://www.mit.edu/~biology/facultyareas/facresearch/amon.html
Michal Jazwinski http://tulane.edu/sse/neuro/faculty/s-michal-jazwinski.cfm

Gambar : Elçin Ünal et.al., Science, DOI:10.1126/science.1204349
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment