Kadal Tropis Arboreal Anolis evermanni Lulus Tes Kognisi

Tinuku
News KeSimpulan.com - Kadal mungkin berotak kecil tetapi mereka cepat belajar. Peneliti menempatkan blok dengan dua sumur tetapi Anolis evermanni tidak terkecoh.

Reptil dengan cepat belajar bahwa disk biru menutupi larva lalat lezat dan bahkan ketika tim mencoba membuat mereka bingung dengan memindah disk kuning atau disk biru, hanya satu dari empat kadal yang membuat kesalahan di lebih dari enam pengujian.

"Mereka ini lebih cerdas daripada orang katakan," kata Manuel Leal, ekobehavioral dari Duke University di Durham, NC., melapor ke Biology Letters.

Ilmuwan kognitif telah mempelajari burung dan mamalia memiliki power untuk memecahkan masalah tidak terduga dan belajar aturan baru, tetapi penelitian pada kognisi kadal belum banyak dilakukan.

Anolis evermanni dikumpulkan dari Puerto Rico dan dibawa ke laboratorium. Serangkaian tes, empat dari enam kadal menemukan cara untuk menghapus tutup plastik pada kotak makanan dan mengabaikan tutup dengan warna lain sebagai pengecoh.

Kadal memang pantas dihormati, kata Walter Wilczynski, neurolog dari Georgia State University di Atlanta, yang mempelajari saraf perilaku hewan.

"Saya setuju reptil dan amfibi dalam hal ini, umumnya dikatakan tidak mampu melakukan tugas kognitif sederhana, meskipun fakta setiap kali peneliti melakukan studi cermat seperti ini ternyata pada kenyataannya mereka belajar, kadang dengan cara yang canggih," kata Wilczynski.

Laboratorium Wilczynski menunjukkan kadal whiptail dapat belajar tugas. Peneliti yang dipimpin oleh Gordon Burghardt, behavioris dari University of Tennessee di Knoxville, telah mencatat biawak belajar mendapatkan makanan dari perangkat laboratorium.

Dua kelompok peneliti termasuk Burghardt bahkan menunjukkan kura-kura dapat belajar bagaimana melakukan tugas-tugas dengan menonton rekan-rekan penyu lain.

Alex Kacelnik, ekobehavioris dari Oxford University di Inggris, yang mempelajari kognisi Gagak Caledonian, mengatakan tidak terlalu memukau pada kadal Anolis. Kemampuan untuk membedakan dan sebaliknya belajar juga dikenal pada ikan, lalat dan lebah.

"Mungkin juga kadal memiliki fleksibilitas yang sama oleh taksa lainnya. Tetapi hasil yang ditampilkan di sini adalah wilayah di dekat apa yang kita tahu pada burung dan mamalia," kata Kacelnik.

Mencari tahu garis keturunan hewan mengelola mental dapat mengungkap banyak tentang bagaimana evolusi kognisi.
  1. Manuel Leal and Brian J. Powell (Department of Biology, Duke University, Durham, NC 27708, USA). Behavioural flexibility and problem-solving in a tropical lizard. Biology Letters, July 13, 2011, DOI:10.1098/rsbl.2011.0480
Manuel Leal http://fds.duke.edu/db/aas/Biology/mleal
Walter Wilczynski http://neuroscience.gsu.edu/wwilczynski.html
Gordon Burghardt http://psychology.utk.edu/people/burghardt.html
Alex Kacelnik http://www.zoo.ox.ac.uk/staff/academics/kacelnik_a.htm

Gambar : Manuel Leal and Brian J. Powell, Duke University
Video : Royal Society's Channel http://www.youtube.com/user/RoyalSociety



Tinuku Store