Mahkamah Agung AS Kabulkan Klaim Gen BRCA1 dan BRCA2

Tinuku
News KeSimpulan.com - Mahkanah Agung AS mengabulkan kasus paten gen BRCA1 dan BRCA2 yang diajukan dalam klaim banding oleh Myriad Genetics.

Perusahaan biotek melangkahkan kaki setelah Mahkamah Agung AS pekan lalu mengabulkan klaim banding yang diajukan oleh Myriad Genetics dari Salt Lake City bahwa gen dapat dipatenkan. Hal ini bertentangan dengan keputusan pengadilan yang lebih rendah pada tahun lalu. Departemen Kehakiman dan pengadilan distrik setempat menyatakan bahwa gen tidak dapat dipatenkan karena "produk dari alam."

Hakim Alan Lourie menyimpulkan bahwa dasar paten sekuens gen oleh Myriad pada BRCA1 dan BRCA2 valid karena diterapkan untuk "isolated DNA" atau complementary DNA (cDNA) dan bukan DNA seperti yang ditemukan langsung dari dalam tubuh.

DNA terisolasi telah dibelah (memiliki ikatan kovalen dalam ikatan kimia) atau sintesis yang terdiri dari hanya sebagian kecil dari sebuah molekul DNA alami. DNA terisolasi harus dihapus dari lingkungan asli selular dan kromosom, juga telah dimanipulasi secara kimiawi sehingga menghasilkan molekul yang sangat berbeda dari ada yang ada dalam tubuh.

Hakim Lourie memutuskan "materi komposisi" hak paten Myriad bukan produk alam seperti banyak klaim lain pada gen yang terisolasi. Kasus ini menjadi panjang dan lebar dimana Myriad sebagai pihak tergugat sedangkan pihak penggugat adalah puluhan organisasi nirlaba yang didukung oleh pemerintahan Obama.

http://www.cafc.uscourts.gov/announcements
http://www.cafc.uscourts.gov/images/stories/opinions-orders/10-1406.pdf
Tinuku Store