Orang Utan Yang Hidup Bahagia Memiliki Umur Lebih Panjang

Tinuku
News KeSimpulan.com - Kehidupan yang bahagia membuat Orang utan panjang umur. Kebahagian dalam hidup Orang utan dapat menjelaskan evolusi kebahagiaan primata.

Alexander Weiss, psikoevolusionaris dari University of Edinburgh, dan rekannya dari University of Arizona, mempresentasikan laporan mereka ke Biology Letters saat Society for Experimental Biology Annual Conference di Glasgow, menggunakan pendekatan inovatif untuk menilai kebahagiaan.

Para penjaga ditanya seberapa sering Orang utan berada dalam suasana hati yang baik sebagai lawan bad mood, berapa banyak menikmati interaksi sosial dan apakah efektif dalam mencapai tujuannya. Para penjaga juga diminta secara berspekulatif bagaimana kebahagian mereka seandainya mereka menjadi Orang utan.

Dari 184 Orang utan yang memiliki skor lebih bahagia dengan penjaga mereka secara signifikan lebih mungkin hidup sampai tujuh tahun kemudian. Efeknya tetap, bahkan ketika variabel seperti jenis kelamin, usia dan spesies ikut diperhitungkan.

Temuan ini dapat menjelaskan bagaimana kebahagiaan berevolusi, tidak hanya pada si rambut orange Orang utan tetapi semua keluarga primata termasuk diri kita sendiri.

"Kita telah menunjukkan ciri kepribadian tertentu terkait dengan kebahagiaan berbagi dasar genetik yang sama pada manusia dan simpanse. Mempelajari hubungan di berbagai spesies dapat menghasilkan sesuatu yang menarik ke dalam basis evolusi kebahagiaan, depresi dan induk karakteristik psikologis lain yang mempengaruhi kehidupan manusia dan kemungkinan besar berbagai spesies lain," kata Weiss.

Salah satu teori bagaimana kebahagiaan berevolusi adalah seleksi seksual. Individu yang bahagia mungkin lebih menarik bagi lawan jenis karena mereka cenderung hidup lebih lama, dan sebaliknya. Weiss menunjukkan di masa depan peneliti lain mungkin melihat ke situs-situs untuk mengetahui apakah profil individu menilai diri mereka bahagia.

Meskipun kebahagiaan telah dikaitkan dengan hidup lebih lama pada manusia, dan sekarang Orang utan, dasarnya masih kurang dipahami dengan baik.

"Tidak mungkin kebahagiaan menyebabkan hidup lebih lama secara langsung, asosiasi ini hampir pasti jauh lebih kompleks," kata Weiss.

Langkah berikutnya bagi para ilmuwan dalam memahami pentingnya kebahagiaan dalam kehidupan Orang utan adalah menilai apakah kebahagiaan dan kesehatan diatur oleh gen yang sama.
  1. Alexander Weiss (Department of Psychology, School of Philosophy, Psychology and Language Sciences, The University of Edinburgh, 7 George Square, Edinburgh EH8 9JZ, UK) et.al. Happy orang-utans live longer lives. Biology Letters, June 29, 2011, DOI:10.1098/rsbl.2011.0543
Alexander Weiss http://www.ppls.ed.ac.uk/people/alexander-weiss
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment