Penyebab Anomali Panjang Umur Pembusukan Isotop Karbon 14

Tinuku
News KeSimpulan.com - Kuantum quirk menjawab masalah penanggalan karbon. Isotop karbon-14 (14C) tidak mau menginformasikan kunci panjang umur karena fisika kuantum.

Penanggalan radiokarbon (radiocarbon dating) bergantung pada karbon-14 untuk memecahkan kode obyek usia, tetapi isotop ini tetap menolak untuk menginformasikan kunci hingga panjang umur. Nampak penyebabkanya terletak dalam aturan aneh fisika kuantum.

Karbon-14 meluruh dengan waktu paruh 5.730 tahun, sehingga sering digunakan untuk dating obyek geologis atau fosil sampai sekitar 50.000 tahun (segala hal yang lebih tua diabaikan).

Tetapi sebagian besar atom lain memiliki peluruhan dengan cara yang sama dengan konversi salah satu dari neutron menjadi proton, menghilang dalam waktu kurang dari satu hari.

Nucleus isotop karbon-14 memiliki 6 proton dan 8 neutron. Ketika meluruh, salah satu neutron berubah menjadi proton, dan juga melepaskan elektron dan neutrino. Hasilnya adalah nucleus nitrogen-14 (14N) dengan 7 proton dan 7 neutron.

Tetapi di dalam dunia aneh mekanika kuantum, sebuah nucleus atom bukan merupakan objek tunggal. Sebaliknya, beberapa nucleus seperti hantu dengan jumlah yang berbeda hidup berdampingan dengan sudut momentum pada waktu yang sama.

Sudah lama diketahui karbon-14, dua dari status Doppelgänger terus mencoba pembusukan menjadi nitrogen-14. Seperti dalam proses kuantum lain, hasil dari keduanya meluruh menggabungkan potensi seperti gelombang yang dapat memperkuat atau membatalkan satu sama lain. Semakin besar gelombang yang dihasilkan, semakin besar kemungkinan pembusukan.

Sekarang Pieter Maris dari Iowa State University di Ames dan rekannya melakukan perhitungan paling rinci dan menemukan gelombang yang dihasilkan terjadi pembatalan hingga hampir tidak ada.

Pembatalan sempurna berarti karbon-14 memiliki probabilitas pembusukan rendah, memberikan panjang seumur hidup yang tidak biasa. Maris melapor ke Physical Review Letters.

"Sekarang dapat mengatakan dengan yakin bahwa masalah diselesaikan," kata Jeremy Holt dari Technical University Munich di Jerman.

Efek yang sama dapat menjelaskan kehidupan panjang berilium-10, kata James Vary, juga dari Iowa State University.
  1. P. Maris (Department of Physics and Astronomy, Iowa State University, Ames, Iowa 50011-3160, USA) et.al. Origin of the Anomalous Long Lifetime of 14C. Physical Review Letters, 106, 202502, 20 May 2011, DOI:10.1103/PhysRevLett.106.202502
Pieter Maris http://www.iastate.edu/
Jeremy Holt http://portal.mytum.de/welcome/
James Vary http://www.physastro.iastate.edu/directory/jvary
Tinuku Store