Petani Kenya Lega Karena Gajah Takut Dengan Lebah

Tinuku
News KeSimpulan.com - Gajah takut dengan lebah. Sekarang petani di Kenya lega karena pagar lebah dapat mencegah gajah mendekati pertanian mereka. But How?

Gajah Afrika sangat ketakutan melihat lebah, bahkan mereka membunyikan alarm kepada kawan-kawannya untuk lari dan ilmuwan sekarang menggunakan ketakutan ini untuk membantu melindungi tanaman petani di Kenya.

Studi sebelumnya tim peneliti menunjukkan bahwa si jumbo darat ini lari tunggang langgang meninggalkan wilayah di mana mereka mendengar suara lebah berdengung.

Sekarang ilmuwan yang sama merancang dan menguji plot yang menggabungkan rangkaian sarang lebah berjarak 10 meter sebagai batas pagar sepanjang 1.700 meter di 17 pertanian di Kenya Utara yang sering diserbu oleh batalyon gajah liar.

Sedangkan plot kontrol pagar 1.700 meter lain dari pertanian yang sama dilindungi hanya oleh pagar pohon berduri.

Setelah dua tahun, pagar sarang lebah dengan mudah memenangkan kontes karena hanya satu gajah jantan yang nekad menerobos pagar, sementara 31 gajah berhasil menerobos pagar duri, para ilmuwan melapor ke The African Journal of Ecology.

Dengan demikian pagar lebah dapat digunakan untuk membantu membatasi sejumlah konflik politik teritorial antara manusia dan gajah, masalah yang berkembang seiring populasi manusia di Afrika meningkat dimana petani dan gajah bersaing untuk sumber daya tanah air.

NB. Anda dapat melihat daftar publikasi dan download laporan penelitian, tesis dan disertasi khusus studi tentang gajah di: Save the Elephants
  1. Lucy E. King (Animal Behaviour Research Group, Department of Zoology, Tinbergen Building, South Parks Road, University of Oxford, Oxford, OX1 3PS, UK; Save the Elephants, PO Box 54667, Nairobi 00200, Kenya) et.al. Beehive fences as effective deterrents for crop-raiding elephants: field trials in northern Kenya. The African Journal of Ecology, 5 JUL 2011, DOI:10.1111/j.1365-2028.2011.01275.x
Gambar : Save the Elephants
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment