Usaha Ibu Ketonggeng Pantai Anisolabis maritima Menjaga Telur

Tinuku
News KeSimpulan.com - Di pantai berpasir, tersembunyi di bawah batu, para ibu menghadapi masalah. Biolog mempelajari evolusi pengasuhan ibu dalam melawan tetangga kanibalistik.

Andy Zink, biolog dari San Francisco State University di San Francisco, dan para mahasiswanya melaporkan dilema yang dihadapi para orangtua Ketonggeng Pantai (Anisolabis maritima) dalam mempertahankan sarang mereka melawan kanibalisme penjajah.

Anisolabis maritima hidup di pantai yang membangun rumah dan pekarangan. Di sepanjang garis pasang pantai, Ketonggeng Pantai membuat sarang di ruang yang digali di bawah batu dan kayu, menjaga telur selama tiga minggu sampai menetas.

Masalah datang ketika Ketonggeng Pantai perempuan yang lain ingin makan telur yang menetas karena penuh protein.

Ancaman kanibalisme telur ini berasal dari tetangga terdekat. Dalam serangan tunggal bisa puluhan perempuan yang berbaris mengelilingi sarang.

"An invading female pokes her back end into the mother's nest first. The backside is where their sharp forceps are," kata Julie Miller, mantan mahasiswa pascasarjana.

Sebagai bagian dari tesis master, Miller mempelajari invasi sarang di laboratorium termasuk rekaman video konflik antar perempuan ini.

"Gelombang serangan Anisolabis m. perempuan seperti tarian agresif. Kedua wanita itu saling mengunci capit dan bergulat. Biasanya perempuan yang lebih besar memenangkan kontes dengan mengejar atau merobek lubang di tubuh," kata Miller.

Jika perempuan penyerang menang kontes, hadiahnya adalah makan semua telur di sarang, biasanya sekitar 40 telur per sarang. Namun, ibu pemilik sarang lebih besar mampu mengusir penjajah dan menjaga telur mereka. Zink dan Miller menunjukkan pengasuhan ibu dapat mempengaruhi evolusi ukuran tubuh lebih besar di antara perempuan lain.

"Analisis kami menunjukkan ibu lebih besar memiliki keuntungan lebih dari perempuan yang lebih kecil dan lebih mungkin memenangkan perang melawan penjajah," kata Miller.

Ini studi pertama yang langsung menguji apakah salah satu manfaat pengasuhan ibu adalah untuk mencegah kanibalisme telur. Risiko kanibalisme mungkin telah mempengaruhi evolusi pengasuhan orangtua pada spesies ini dan spesies lainnya.

"Mempelajari serangga membantu kita memahami kekuatan selektif alam yang membentuk evolusi pengasuhan orangtua dan perilaku sosial pada hewan lain, termasuk manusia," kata Zink melapor ke Behavioral Ecological Sociobiology.
  1. Julie S. Miller (Department of Neurobiology and Behavior, Cornell University, Seeley G. Mudd Hall, Ithaca, NY 14853, USA), et.al. Maternal nest defense reduces egg cannibalism by conspecific females in the maritime earwig Anisolabis maritima. Behavioral Ecology and Sociobiology, Thursday, May 19, 2011, DOI:10.1007/s00265-011-1196-0
Andy Zink http://biology.sfsu.edu/people/andrew-zink

Gambar : Jonathan Wright, San Francisco State University, http://www.sfsu.edu
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment