Implan Budidaya Sel Anal Sphincter Berbagai Ukuran

Tinuku
News KeSimpulan.com - Anal sama pentingnya dengan oral. Peneliti membudidaya sel-sel anal sphincter untuk implan yang bisa mengurangi inkontinensia usus.

Tonggak lain transplantasi graftasi buatan yaitu pertama kali di dunia dibangun sphincter di laboratorium. Terobosan ini menawarkan harapan kepada orang-orang yang tak terhitung jumlahnya mengompol karena kerusakan sphincter dubur.

Sphincter dibuat dengan beberapa sel anus manusia tetapi sejauh ini baru ditanamkan hanya pada tikus. Para peneliti membudidaya sel-sel otot polos dari sphincter manusia bersama sel-sel saraf usus dari tikus dalam cetakan melingkar.

"Sel-sel otot polos menyesuaikan diri di sekitar cetakan dalam lingkaran secara sempurna terus menerus," kata Khalil Bitar, biolog regeneratif dari Wake Forest Baptist Medical Center Institute for Regenerative Medicine di Winston Salem, North Carolina.

"Sel-sel saraf kemudian mempersarafi struktur ini dan membuat struktur filamen lalu proyeksi di sekitarnya," kata Bitar melapor ke Gastroenterology.

Sel-sel selamat dan tumbuh ketika ditanam di bawah kulit bagian belakang atas. Bitar bersama tim menguji sphincter dengan kejutan listrik dan bahan kimia untuk memastikan bahwa kontrak dan rileks berfungsi normal untuk menjaga isi perut tetap di tempat atau membiarkan keluar.

"Ini cepat mendapatkan pasokan dari pembuluh darah sendiri dan saraf dengan cepat terhubung dengan sistem saraf," kata Bitar.

Sekarang Bitar sedang menguji sistem di hewan yang lebih besar. Tim harus menunjukkan bahwa sphincter rekayasa dapat berfungsi efektif ketika ditanamkan di anus sebagai awal untuk uji klinis pada manusia yang diharapkan dalam tiga sampai lima tahun ke depan.

Rencana uji klinis dilakukan dengan mendapatkan otot polos dan sel-sel saraf usus dari pasien sendiri, kemudian ditumbuhkan ke sphincter pengganti untuk implantasi.

"Kami dapat membuat ukuran dan diameter yang diinginkan," kata Biter.

"Keberhasilan pengembangan sphincter internal secara fisiologis mewakili tuntutan sphincter buatan mekanik yang tersedia saat ini," kata Robert Madoff, spesialis bedah usus besar dan anal dari University of Minnesota Medical School di Minneapolis.

Bitar mengatakan teknik yang sama dapat diadaptasi untuk membuat sphincter penting lainnya seperti kontrol urin.
  1. Shreya Raghavan (GI Molecular Motors Lab, Department of Pediatrics-Gastroenterology, University of Michigan Medical School, Ann Arbor, Michigan) et.al. Successful Implantation of Bioengineered, Intrinsically Innervated, Human Internal Anal Sphincter. Gastroenterology, DOI:10.1053/j.gastro.2011.03.056
Khalil Bitar http://www.wakehealth.edu/Faculty/Bitar-Khalil-N.htm
Robert Madoff http://www.surg.umn.edu/Faculty_Alpha/madoff_robert_d/madoff_cv/home.html
Tinuku Store