Badak Berbulu Coelodonta thibetana Adaptasi Menuju Zaman Es

Tinuku
News KeSimpulan.com - Badak berbulu menuruni Himalaya. Woolly Rhino Coelodonta thibetana sudah mempersiapkan diri sebelum ditikam dinginnya Zaman Es.

Mamalia besar hidup di kaki pegunungan Himalaya menunjukkan Tibet adalah khayangan yang kejam dan dingin di mana Woolly Rhino dan mamalia lainnya berkembang di iklim dingin jauh sebelum dimulai Zaman Es.

Fosil Badak Wol terbaring di basin Zanda berdating 3,7 juta tahun lalu adalah tertua yang ditemukan, kata Xiaoming Wang, paleontolog vertebrata dari Natural History Museum of Los Angeles County.

Tengkorak lengkap dan tulang leher merupakan spesies baru yang dinamai Coelodonta thibetana oleh Wang dan rekannya kemudian melapor ke Science.

"Ini temuan penting," kata Donald R. Prothero, Paleogeolog dari Occidental College di Los Angeles, yang mempelajari evolusi mamalia termasuk Badak Wol.

Temuan ini bukti pertama hipotesis evolusi garis keturunan raksasa ikon Zaman Es dan mungkin spesies lainnya dari adaptasi cuaca dingin 2,8 juta tahun lalu. Ketika Zaman Es datang, keturunan awal badak Tibet bergerak secara bertahap dari dataran tinggi ke dataran rendah di seluruh Eurasia.

"Ini hipotesis skenario masuk akal. Sudah lama disarankan sebelumnya tapi bulum ada bukti untuk itu," Prothero

Wang mencatat lokasi fosil 3 spesies Badak Wol sesuai dengan pola garis keturunan yang terdiversifikasi turun dan keluar dari dataran tinggi. Basin Zanda terletak 3.700 meter hingga 4.500 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi puncak yang lebih tinggi.

"Tibet sebagai suatu lingkungan khusus mungkin tempat lahir beberapa spesies adaptif dingin Zaman Es," kata Wang.

Bulan Agustus 2007 ketika Wang menjelajahi beberapa mil pada sore hari tersandung sepotong tulang besar. Menyadari sebagai tulang belakang, ia segera mengayunkan palu dan menemukan fosil yang meroketkan karirnya.

"Berikutnya adalah gigi Badak Wol oleh salah satu ayunan tunggal palu saya," kata wang.

Karakteristik tengkorak merupakan leluhur Badak Wol Zaman Es. Badak Tibet sudah beradaptasi seperti bentuk tanduk yang lebih nyaman menyingkiran salju saat mencari makan. Pengukuran tengkorak menempatkan badak Wang seukuran Badak India pada hari ini.

Selain C. thibetana, basin Zanda juga mengungkap mamalia dingin lainnya seperti domba biru dan keledai liar Tibet.

"Beberapa mamalia Zaman Es mungkin berasal dataran tinggi dan pra-adaptasi dengan dingin, tapi saya tidak ingin mengatakan semuanya mengikuti pola ini. Di alam selalu lebih kompleks," kata Prothero.
  1. Tao Deng (Key Laboratory of Evolutionary Systematics of Vertebrates, Institute of Vertebrate Paleontology and Paleoanthropology, Chinese Academy of Sciences, Beijing 100044, China) et.al. Out of Tibet: Pliocene Woolly Rhino Suggests High-Plateau Origin of Ice Age Megaherbivores, Science 2 September 2011: Vol.333 no.6047 pp.1285-1288, DOI:10.1126/science.1206594
Donald R. Prothero http://faculty.oxy.edu/prothero/
Xiaoming Wang http://www.nhm.org/site/research-collections/vertebrate-paleontology/staff-biographies/wang

Gambar : Julie Naylor
Tinuku Store