Misi Interior Bulan Wahana Kembar NASA GRAIL A dan GRAIL B

Tinuku
News KeSimpulan.com - NASA luncurkan misi belajar kerak dengan core Bulan. Wahana kembar NASA Gravity Recovery and Interior Laboratory (GRAIL) lepas landas.

Misi Bulan wahana kembar NASA Gravity Recovery and Interior Laboratory (GRAIL) lepas landas dari Cape Canaveral Air Force Station di Florida Sabtu 10 September 09:08 EDT (06:08 PDT) untuk mempelajari Bulan secara detail.

GRAIL-A dijadwalkan mencapai Bulan Akhir 2011, sementara GRAIL-B akan tiba Tahun Baru 2012. Kedua pesawat ruang angkasa bertenaga surya akan terbang tandem di orbit sekitar Bulan untuk mengukur medan gravitasi.

GRAIL akan menjawab pertanyaan lama tentang Bulan dan memberi pemahaman lebih baik kepada ilmuwan bagaimana Bumi dan planet berbatu lain di tata surya terbentuk.

"Jika ada keraguan masa depan Florida's Space Coast, pikiran itu tenggelam oleh deru peluncuran GRAIL pada hari ini," kata Charles Bolden, NASA Administrator.

"GRAIL dan banyak misi menarik mendatang lainnya jelas bahwa NASA mengambil lompatan besar berikutnya dalam eksplorasi ruang angkasa serta industri luar angkasa terus menyediakan pekerjaan dan pekerja sebagai pendukung," kata Bolden.

Kedua wahana diroketkan United Launch Alliance Delta II. Pengendali misi GRAIL menangkap sinyal GRAIL-A pada 10:29 EDT (07:29 PDT). Sinyal GRAIL-B diterima 8 menit kemudian. Telemetri downlinked dari kedua wahana menunjukkan aktivitas panel surya dan beroperasi seperti yang diharapkan.

"GRAIL kembar kami adalah kaca spion. Tim misi siap menguji, menganalisa dan menyempurnakan wahana dalam 3,5 bulan berikutnya selama perjalanan ke orbit," kata David Lehman, manajer proyek GRAIL di NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL) di Pasadena, California.

Jarak garis lurus Bumi ke Bulan sekitar 250.000 mil (402.336 kilometer). Namun setiap pesawat ruang angkasa memakan waktu sekitar 3,5 bulan dan mencakup lebih dari 2,5 juta mil (4 juta kilometer). Hal ini mengakibatkan lintasan rendah-energi dalam waktu perjalanan lebih lama.

"Sejak manusia awal memandang langit, mereka terpesona oleh Bulan," kata Maria Zuber, peneliti utama GRAIL dan planetolog dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Cambridge.

"GRAIL akan mengambil eksplorasi level baru, memberi karakterisasi interior Bulan yang belum pernah terjadi sebelumnya sehingga memberi pemahaman bagaimana bulan terbentuk dan berevolusi," kata Zuber.

Situs resmi NASA GRAIL ada di http://www.nasa.gov/grail



Charles Bolden http://www.nasa.gov/about/highlights/bolden_bio.html
David Lehman http://www.nasa.gov/grail
Maria Zuber http://www-geodyn.mit.edu/zubersite/vitae.html

Gambar : NASA/JPL-Caltech
Video : NASAtelevision's Channel http://www.youtube.com/user/NASAtelevision
Tinuku Store