Antibodi Manusia Lindungi Monyet dari Virus Hendra dan Nipah

Tinuku
News KeSimpulan.com - Antibodi manusia disebut m102.4 mampu melindungi monyet laboratorium dan selamat dari Virus Hendra dan Virus Nipah.

Hendra dan Nipah adalah virus mematikan yang ditularkan melalui kelelawar dan telah menewaskan beberapa orang dan puluhan kuda sejak ditemukan di Australia tahun 1994.

Sebuah eksperimen dilaporkan ke Science Translational Medicine menindaklajuti wabah virus Hendra yang menewaskan 20 kuda di New South Wales dan Queensland sejak Juni lalu. Sedangkan 4 dari 7 orang yang pernah terjangkit penyakit ini meninggal.

Eksperimen di sebuah laboratorium di Montana menyuntik 14 monyet Hijau Afrika dengan virus Hendra. Kemudian 12 diantaranya diobati dengan antibodi manusia disebut m102.4 selamat dari kematian. Eksperimen sebelumnya pada hewan juga telah menunjukkan kemanjuran terhadap virus Hendra.

"Terapi ini sangat menjanjikan, terutama jika Anda mempertimbangkan tiga hari kemudian," kata Thomas Geisbert, imunolog University of Texas Medical Branch di Galveston.

"Menarik bahwa antibodi ini juga memiliki aktivitas kuat melawan virus Nipah yang sangat mirip dengan Hendra."

Virus Hendra membunuh 60 persen yang terinfeksi, menyebar ke kuda melalui makanan atau air yang terkontaminasi kotoran kelelawar. Dari Kuda kemudian menyebar ke manusia, namun tidak ada kasus transmisi manusia ke manusia yang telah didokumentasikan.

Sedangkan virus Nipah yang muncul tahun 1998 di Malaysia dan telah terdeteksi di Bangladesh dan India lebih mudah menginfeksi manusia dibanding Hendra dan ada bukti transmisi manusia ke manusia.

WHO tahun 2008 mencatat virus Nipah menginfeksi 475 manusia dan sudah membunuh 251 dari mereka. Tidak ada pengobatan atau vaksin berlisensi untuk virus Hendra dan Nipah.

Kelelawar buah yang membawa penyakit ini terutama ditemukan di Australia, tetapi juga telah terlacak di Afrika, India, Pakistan, dan Filipina.
  1. Katharine N. Bossart (Department of Microbiology, Boston University School of Medicine, Boston, MA 02118, USA; National Emerging Infectious Diseases Laboratories Institute, Boston University School of Medicine, Boston, MA 02118, USA) et.al. A Neutralizing Human Monoclonal Antibody Protects African Green Monkeys from Hendra Virus Challenge. Science Translational Medicine, 19 October 2011: Vol.3, Issue 105, p.105ra103, DOI:10.1126/scitranslmed.3002901
  2. Katharine N. Bossart (CSIRO Livestock Industries, Australian Animal Health Laboratory, Geelong, Victoria, Australia) et.al. A Neutralizing Human Monoclonal Antibody Protects against Lethal Disease in a New Ferret Model of Acute Nipah Virus Infection. PLoS Pathogens, 5(10): e1000642, October 30, 2009, DOI:10.1371/journal.ppat.1000642
  3. Bryan T. Eaton et.al. Hendra and Nipah viruses: different and dangerous. Nature Reviews Microbiology. 4, 23-35, January 2006, DOI:10.1038/nrmicro1323

Thomas Geisbert http://www.utmb.edu/

Gambar : CSIRO

Tinuku Store