Nobelis Kimia Dan Shechtman dan Tradisi Akademis Israel

Tinuku
News KeSimpulan.com - Sedikit bicara banyak berkerja dan orang-orang akan memutar bola mata karena Israel negara kecil namun raksasa dalam penelitian ilmiah.

Tradisi Yahudi sedikit bicara dan banyak bekerja memberi kontribusi Israel dalam dunia penelitian ilmiah dengan memenangkan semakin banyak penghargaan atas sejumlah prestasi mengesankan.

Dan Shechtman dengan form disebut quasicrystals menjadi kesepuluh warga Israel yang diganjar Nobel. Kemenangan Shechtman dipuji oleh para pemimpin Israel sebagai tradisi negara yang kaya penelitian akademik.

"Saya mengucapkan selamat kepada Anda atas nama warga Israel yang mencerminkan kecerdasan orang-orang kami," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

"Tidak banyak negara yang memenangkan sejumlah besar hadiah Nobel," kata Presiden Shimon Peres.

Selama 45 tahun terakhir, Israel memenangkan total 10 Hadiah Nobel. Prestasi sebuah negara berpenduduk 7,8 juta orang. Nobel masing-masing 4 kimia, 3 perdamaian, 2 ekonomi dan 1 sastra.

Israel adalah negara dengan jumlah insinyur peringkat kedua setelah Amerika Serikat di perusahaan yang terdaftar di Nasdaq. Dari Intel, Google hingga Microsoft memiliki peneliti Israel dan ada 500 start-up baru setiap tahun.

Tiga nobelis kimia termasuk Shechtan adalah lulusan Technion, universitas teknologi bergengsi di kota pelabuhan Haifa yang menyumbang 70 persen insinyur dan 80 persen eksekutif perusahaan Israel di Nasdaq.

Satu nobelis kimia tahun 2009 berasal dari Weizmann Institute of Science di Tel Aviv. Lembaga sains terkemuka yang telah dua kali memenangkan Turing Award atau dikenal sebagai hadiah Nobel komputasi.

"Keberhasilan akademisi Israel dalam teknologi tinggi karena banyak berbuat dan sedikit pidato," kata Saul Singer, penulis buku terlaris 2009 "Start-up Nation: The Story of Israel's Economic Miracle."

Israel negara kecil yang berdiri kokoh di pantai Laut Mediterania Asia ditopang dengan tradisi sumber daya manusia yang mengakar dalam jalur-jalur industri dan korporasi di seluruh dunia.

"Jika Anda melihat 25 obat yang dikembangkan selama dekade terakhir, 7 darinya dikembangkan di Weizmann. Tidak ada lembaga lain di dunia, Harvard hanya 2," kata Singer.

"Farmasi di Tel Aviv University peringkat nomor 11. Itu di atas Oxford, Cambridge dan Yale. Tidak ada perbandingan dalam budget yang terlibat," kata Singer.

"Dinamika ditentukan secara kreatif, melakukan lebih banyak dan mencoba memecahkan masalah besar. Anda melihat baik di tingkat akademik dan tingkat start-up," kata Singer.

Menteri Pendidikan Israel Gideon Saar mengucapkan selamat kepada Shechtman dan mengatakan penelitian ilmiah sangat penting bagi masa depan Israel.

"Investasi dalam pendidikan dan sumber daya manusia adalah kunci masa depan pada level tertinggi dan teknologi adalah agenda teratas negara Israel," kata Saar.

Dan Shechtman http://www.nobelprize.org/nobel_prizes/chemistry/laureates/2011/shechtman.html
Saul Singer http://en.wikipedia.org/wiki/Saul_Singer

Gambar : Technion - Israel Institute of Technology
Video : Technion's Channel http://www.youtube.com/user/Technion

Tinuku Store