Perubahan Epigenetik Respon Sosial Ekonomi Masa Kanak

Tinuku
News KeSimpulan.com - Sosial ekonomi kanak-kanak membekas ketika dewasa. Seperti BPS, gen mencatat apakah masa kecil Anda dibesarkan di keluarga kaya atau miskin.

Masih kurang jelas apakah gen mengatur hidup ataukah hidup mengatur gen, namun gen diatur ulang saat awal kehidupan tergantung apakah anak-anak tumbuh dalam keluarga kecukupan atau sangat kekurangan.

Walaupun anak-anak di rumah tangga kaya dan miskin memiliki set gen sangat mirip, skala kesulitan hidup menentukan kombinasi gen-gen yang diaktifkan atau dibungkam.

Proses ini disebut epigenesis yang mungkin bertujuan untuk survive dan memaksimalkan kesempatan bertahan hidup.

"Mungkin respon perlindungan diri dan konsekuensi ancaman hidup masa kanak-kanak," kata Marcus Pembrey, genetikawan University of Bristol, Inggris, dan University College London's Institute of Child Health.

Tendangan pinalti bahwa aktifasi gen ini membuat orang miskin lebih rentan terhadap penyakit jantung, diabetes, kanker dan penyakit lainnya. Perubahan epigenetik juga terlibat dalam psikosis termasuk schizophrenia dan bipolar.

Ini bisa membantu menjelaskan mengapa orang miskin memiliki rentang hidup lebih pendek. Tim memilih 40 orang dari 3000 bayi lahir tahun 1958, setengahnya lahir di keluarga kaya dan setengah di keluarga miskin.

"Kami memilih atas dan bawah 20 persen sesuai status sosial ekonomi untuk memastikan kita memiliki sampel ekstrem dari kedua populasi," kata Pembrey.

Tim mengumpulkan sampel darah dan screening DNA untuk setiap perubahan epigenetik. Mencari tanda-tanda kimia gen individu yang ON dan OFF. Kelompok gen yang termetilisasi cenderung OFF, sedangkan kelompok terdetermetilisasi cenderung ON.

Berfokus pada bentangang DNA disebut promoter regions yang mengubah gen, tim menemukan lebih dari 20.000 situs di seluruh genom. Ada pola bervariasi dengan status kaya atau miskin di masa lalu.

Pola berbeda di antara kedua kelompok muncul hampir sepertiga dari seluruh situs. Tingkat metilasi secara drastis berbeda di 1252 situs pada keluarga miskin, tetapi hanya 545 situs yang terjadi pada keluarga kaya.

"Perubahan epigenetik DNA orang dewasa sebagian besar dari pengalaman saat kehidupan awal," kata Pembrey.

Karena sampel diambil di usia 45 tahun, para peneliti tidak tahu persis kapan kelompok metil epigenetik ditambahkan atau dikurangi. Tetapi setiap kali ditambahkan maka bertahan sampai usia pertengahan.

"Kita tidak bisa mengatakan apakah gen berubah pada masa bayi, masa kanak-kanak, janin atau bahkan generasi sebelumnya," kata Pembrey.

Banyak gen yang terkena dampak seperti MAP kinases yang terkait fungsi sinyal sel. Perubahan epigenetik cenderung dapat didefinisikan dibanding perubahan individu secara acak, sehingga menunjukkan seluruh jaringan gen secara bersamaan dibungkam atau diaktifkan.

"Seperti switch koordinasi, seolah-olah seluruh genom membalik," kata Pembrey.

Proses-proses ini kemudian secara permanen tertanam dalam genom. Pembrey berspekulasi perubahan berguna untuk menghadapi situasi dan ancaman selama masa kanak-kanak.

"Laporan ini memperkuat hipotesis kondisi lingkungan awal kehidupan terus-menerus memodifikasi epigenome," kata Isabelle Mansuy, neurolog University of Zurich di Swiss.

"Tapi kondisi prenatal juga mungkin memainkan peran dan tidak dapat dikesampingkan," kata Mansuy.

Tahun lalu, Mansuy melakukan penelitian yang menunjukkan perubahan epigenetik pada tikus yang dibuat stres selama masa kanak diwariskan hingga 2 generasi keturunan.
  1. Nada Borghol (Sackler Program for Epigenetics & Developmental Psychobiology, McGill University, Montreal, Quebec, Canada; Department of Pharmacology and Therapeutics, McGill University, Montreal, Quebec, Canada) et.al. Associations with early-life socio-economic position in adult DNA methylation. International Journal of Epidemiology, October 20, 2011, DOI:10.1093/ije/dyr147

Isabelle Mansuy http://www.neuroscience.ethz.ch/research/molecular_cellular/mansuy
Marcus Pembrey http://www.bristol.ac.uk/fmd/contact/az/personpages/index.html?personKey=BmOb1SO7Ad9K28Ub2qjXeSqkGi7rYk

Gambar : En Wikipedia

Tinuku Store