Tes Jam Atom Ion Merkuri Deep Space Atomic Clock

Tinuku
News KeSimpulan.com - Salah satu bagian paling penting dari teknologi ruang angkasa adalah perangkat pengukur waktu yang akurat. NASA akan menguji jam atom baru.

Satelit dan pesawat ruang angkasa memerlukan sinyal waktu yang akurat untuk menjamin instrumen beroperasi dengan tepat. Dalam kasus satelit GPS, akurasi waktu dan navigasi adalah aspek panting dalam eksplorasi ruang.

NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL) merencanakan demosntrasi Deep Space Atomic Clock (DSAC). Tim DSAC mengembangkan perangkat kecil rendah massa berbasis jam atom ion merkuri di ruang angkasa.

Misi DSAC melakukan penerbangan dan memvalidasi jam atom 10 kali lebih akurat dibandingkan sistem saat ini dengan menerbangkan wahana Iridium dan memanfaatkan sinyal GPS untuk menunjukkan presisi orbit dan mengkonfirmasi kinerja jam.

Sistem DSAC digunakan untuk misi ruang masa depan sebagai tindak lanjut dari misi Mars Reconnaissance Orbiter (MRO). Pesawat ruang angkasa yang dilengkapi DSAC menggurangi ketergantungan komunikasi dua arah Deep Space Network NASA dalam penentuan orbit sehingga menghemat biaya.

Tim DSAC memperkiraan pengurangan US$11.000.000 biaya operasional jaringan serta peningkatan 100% manfaat data sains dan navigasi yang dapat diterima.

Situs NASA JPL : http://www.jpl.nasa.gov/

Demonstrasi teknologi ini disponsori Space Communications and Navigation (SCaN) office di Human Exploration and Operations Mission Directorate yang berkolaborasi dengan Chief Technologist di NASA Office.

Jika misi penerbangan demonstrasi DSAC berhasil maka teknologi jam atom ke sudah siap digunakan dalam berbagai misi ruang masa depan.

Gambar : NASA
Tinuku Store