Twitter Menegaskan Pola Leksikon Suasana Hati Seharian

Tinuku
News KeSimpulan.com - Twitter menegaskan pola seharian. Merasa tertekan di akhir hari kerja? Anda tidak sendirian, setidaknya di dunia jejaring sosial internet.

Sosiolog mempelajari update jutaan pengguna Twitter, menganalisis tweets setiap jam pada setiap hari dalam sepekan. Suasana hati setelah sarapan hingga beranjak tidur di Dubuque hingga Dubai.

"Kami menemukan pola serupa di India, Afrika, Eropa, Inggris, Kanada, Amerika Utara, Australia, Selandia Baru. Pola yang sangat mirip meskipun semua budaya berbeda," kata Michael Macy, sosiolog di Cornell University.

Macy dan mahasiswa pascasarjana Scott Golder menganalisis lebih dari 500.000 update 2,4 juta pengguna Twitter di 84 negara selama 2 tahun. Data dibagi menjadi kelompok-kelompok update berdasarkan jam.

Lalu program psikologi digunakan untuk mengukur emosi leksikon positif dan negatif yang masing-masing berisi ratusan kata-kata seperti "senang", "bahagia", "takut" dan "sedih."

"Orang-orang paling optimis di waktu sarapan. Suasana hati memburuk selama siang hari, kemudian rebound di sekitar makan malam hingga ke tempat tidur," kata Macy melapor ke Science.

Apakah pola ini terkait stres pekerjaan karena suasana hati secara keseluruhan cenderung meningkat saat akhir pekan termasuk di Uni Emirat Arab di mana akhir pekan Jumat dan Sabtu?

"Bisa jadi mood meningkat di akhir pekan karena mereka tidak terbangun oleh jam alarm yang mengganggu pola tidur alami," kata Macy.

Laporan ini mendukung teori bahwa pola tidur sebagai faktor yang mempengaruhi perasaan di sepanjang siang hari. Tapi bagaimana indikator kata dalam tweets yang memberitahu para ilmuwan informasi dalam konteks suasana hati?

Macy mengatakan tidak peduli siapapun dan tweeting tentang apapun. Leksikon psikologis telah divalidasi untuk menentukan suasana umum didasarkan pada kata-kata menggunakan rentang sangat positif hingga sangat negatif.

"Sekarang para ilmuwan sosial dan perilaku memiliki kesempatan luar biasa untuk mempelajari perilaku dan interaksi manusia dengan cara-cara yang tidak bisa dilakukan sebelumnya," kata Macy.

Golder baru saja membuat sebuah website publik http://timeu.se/ sehingga siapapun dapat melakukan pencarian kata kunci pada data mereka dan plot hasilnya.

Kata "happy hour" dimulai sekitar pukul 16.00 dan 17.00 Senin-Kamis, namun pada hari Jumat dimulai setelah makan siang dan terus terjadi sampai pukul 22.00.

David Lazer, pakar komputasi dan politik dari Northeastern University, telah meneliti suasana hati berdasarkan update Twitter, namun studi tidak melihat variasi harian individu.

"Hal baru di sini mereka jelas-jelas menemukan semacam sinyal. Data yang indah ini benar-benar menawarkan gambaran sistem yang berbeda dengan pengamatan terpisah yang anda dapat dalam survei standar," kata Lazer.

Ketika dipasangkan dengan kuesioner tradisional, hasil Macy dan Golder memberi ilmuwan sosial lebih memahami irama manusia sehari-hari, kata Thomas Streeter, sosiolog media dan teknologi di University of Vermont.

"Pasti ada pola di sana. Tapi tentu saja mereka berbicara tentang orang yang menggunakan Twitter. Bukan petani di Zimbabwe," kata Streeter.

"Media sosial dapat ideal untuk mengekspresikan jenis tertentu ekspresi manusia tetapi tidak untuk orang lain. Kami harus berhati-hati melihatnya," kata Streeter.
  1. Scott A. Golder dan Michael W. Macy (Department of Sociology, Cornell University, Ithaca, NY 14853, USA). Diurnal and Seasonal Mood Vary with Work, Sleep, and Daylength Across Diverse Cultures. Science 30 September 2011: Vol.333 no.6051 pp.1878-1881, DOI:10.1126/science.1202775
What Do People Do All Day? http://timeu.se/

Michael Macy http://sdl.soc.cornell.edu/mwm/
David Lazer http://www.ccs.neu.edu/people/faculty/lazer.html
Thomas Streeter http://www.uvm.edu/~tstreete/

Gambar : http://timeu.se/
Tinuku Store