Apakah Starter Kehidupan Mars Berawal Dari Bawah Tanah

Tinuku
News KeSimpulan.com - Hari ini permukaan dingin, kering, bersenyawa meluas hingga ke belakang sejarah masa lalu Mars ketika kehidupan berevolusi di Bumi di waktu yang sama.

Namun para peneliti juga menemukan air cair hangat yang mungkin bertahan kilometer di bawah permukaan. Tidak persis dengan "kolam hidrotermal hangat" Charles Darwin bagi starter biologi di Bumi.

Pertanyaannya adalah apakah starter kehidupan di Mars berawal dari bawah tanah?

Sejarah Mars adalah tanah liat dan bentuk mineral air cair memiliki banyak waktu mengubah struktur kimia batu ke dalam tanah liat. Jenis tertentu tanah liat tergantung pada jenis batuan serta kondisi suhu dan kimia.

Sekarang Bethany Ehlmann, planetolog California Institute of Technology (Caltech) di Pasadena, dan rekannya mencoba mengurai masalah di Nature.

Ehlmann menemukan 2 macam formasi tanah liat terjadi pada waktu yang berbeda di awal Mars dari data spektrum NASA Mars Reconnaissance Orbiter dan European Space Agency Mars Express.

Pertama, tanah liat indikasi air hangat bahkan panas bertahan jutaan tahun dalam kerak Mars saat ini. Lempung ini terbentuk sebelum 3,7 miliar tahun lalu ketika starter di Bumi pertama kali muncul dalam catatan geologi.

Kedua, tanah liat serta garam seperti sulfat menyarankan terbentuk dekat permukaan di bawah kondisi sesekali basah di sedimen cekungan danau kuno setelah 3,7 miliar tahun lalu.

Ehlmann mengatakan ini konsisten dengan sejarah Mars yang selalu agak dingin dan kering. Kemudian pelapukan batu dan garam terjadi selama interval singkat geologi ketika air mengalir di permukaan.

"Yang paling stabil lingkungan [habitasi] mungkin bawah tanah," kata Ehlmann.

Interpretasi spektroskopi cenderung mengkonfirmasi apa yang telah disarankan geolog dan planetolog, kata Scott McLennan, geokimiawan planetologi Stony Brook University di New York.

Para ilmuwan berdebat air mengalir intermiten 3,7 miliar tahun lalu karena saluran sungai, delta, dan sedimen khas periode yang terlihat seperti terbentuk dalam ribuan tahun, tidak lebih dari jutaan tahun.

Kesimpulan tanah liat Mars yang menunjuk air cair persisten jauh di bawah permukaan kuno lebih tentatif. Material tanah liat mungkin terbentuk di tempat lain dan kemudian tersimpan di dalam kerak, kata McLennan.

"Siklus tanah liat di Bumi benar-benar kompleks. Laporan ini sebaliknya, pandangan yang sangat sederhana. Anda tidak bisa berharap dari data tidak mapan," kata McLennan.

"Ini jelas bukan akhir dari cerita. Laporan menempatkan hipotesis untuk diuji," kata Ralph Milliken, planetolog University of Notre Dame di Indiana sependapat.
  1. Bethany L. Ehlmann (Institut d'Astrophysique Spatiale, Université de Paris-Sud XI, 91405 Orsay Cedex, France; Division of Geological & Planetary Sciences, California Institute of Technology and Jet Propulsion Laboratory, Pasadena, California 91125, USA) et.al. Subsurface water and clay mineral formation during the early history of Mars. Nature, 479, 53-60, 02 November 2011, DOI:10.1038/nature10582

Bethany L. Ehlmann http://www.gps.caltech.edu/people/behlmann/profile
Scott McLennan http://www.stonybrook.edu/geosciences/people/faculty/mclennan/mclennan.html
Ralph Milliken http://www.nd.edu/~rmillik1/

Gambar : NASA/JPL-Caltech/JHUAPL

Tinuku Store