Chandra Verifikasi Kelahiran Lubang Hitam Cygnus X-1

Tinuku
News KeSimpulan.com - Data NASA's Chandra X-ray Observatory, radio, optik dan teleskop sinar-X lainnya memverifikasi rincian kelahiran lubang hitam yang terjadi jutaan tahun.

Lebih dari 3 dekade, Stephen Hawking bertaruh keberadaan lubang hitam di Cygnus X-1. Hari ini, para astronom yakin sistem Cygnus X-1 sistem berisi lubang hitam dan menghitung dengan tepat massa, spin, dan jarak dari Bumi.

"Ini informasi meyakinkan tentang kelahiran lubang hitam, ditimbang dan diukur," kata Mark Reid, astrofisikawan Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (CFA) di Cambridge, Mass.

Cygnus X-1 adalah stellar-mass black hole, kelas lubang hitam berasal dari runtuhnya sebuah bintang masif. Orbit lubang hitam dekat dengan bintang pendamping besar biru.

Data teleskop X-ray Chandra, Rossi X-ray Timing Explorer, dan Advanced Satellite for Cosmology and Astrophysics, para ilmuwan mampu menentukan spin Cygnus X-1 dengan akurasi tepat.

Cakrawala berputar lebih dari 800 kali per detik dan masa 14,8 kali Matahari. Lubang hitam berputar pada level maksimum

Para astronom juga menghitung jarak paling akurat Cygnus X-1 menggunakan National Radio Observatory's Very Long Baseline Array (VLBA) yaitu 6.070 tahun cahaya dari Bumi. *NASA/Harvard
Mark Reid https://www.cfa.harvard.edu/~reid/

Gambar : NASA/CXC/Digitized Sky Survey

Tinuku Store