Evolusi Keragaman Spesies Sebelum Ledakan Kambrium

Tinuku
News KeSimpulan.com - Hewan mulai berkembang jauh sebelum muncul fosil. Sebuah upaya baru mendating sejarah awal hewan menemukan banyak kelambanan evolusi.

800 juta tahun lalu, nenek moyang bersama terakhir semua makhluk hidup menurunkan garis keturunan berbagai cabang hewan dan masing-masing berkembang di jalur mereka sendiri.

Namun kelompok hewan utama pada hari ini tidak muncul 200 juta tahun kemudian dalam sebuah ledakan Kambrium yang diawetkan dalam mineral fosil.

"Ada sejarah yang tidak tercatat dalam fosil," kata Kevin Peterson, paleoevolusionis Dartmouth College.

Peterson dan rekan mendorong kembali dating nenek moyang terakhir dengan analisis mencakup jangkauan lebih luas.

"Kami menunjukkan hewan berevolusi sebelum mereka muncul dalam catatan fosil," kata Peterson.

Update evolusi panjang, ketika banyak toolkit biologis dasar sudah berada di tempat bagi tahapan selanjutnya untuk form baru, kata Douglas Erwin, paleontolog National Museum of Natural History Washington, D.C., dan Santa Fe Institute.

Genetik penting evolusi muncul jauh sebelum memainkan peran bagi perubahan luas yang berdampak besar pada kehidupan. Namun peristiwa selama ledakan Kambrium tetap menjadi teka-teki sejarah.

Charles Darwin merenung bagaimana bentuk hewan beragam muncul tiba-tiba secara geologis tanpa banyak jalur prekursor. Lebih dari seabad telah muncul beberapa petunjuk berupa fosil dan biokimia hewan misterius sebelum periode Kambrium 541 juta tahun lalu.

Namun keterkaitan dengan hewan modern sering tidak jelas.

Dari data molekul, Peterson memperluas pohon keluarga dengan mengisi 7 gen dari 118 berbagai spesies hidup. Data fosil memberi poin cabang pohon sehingga peneliti dapat memprediksi waktu dari level perubahan.

Gabungan dating fosil dan DNA, Peterson menyimpulkan genetik dasar muncul jauh sebelum ledakan inovasi periode Kambrium yang memunculkan form modern.

"Jika Anda mau, Anda dapat melihat ledakan evolusioner karena hewan makan hewan lain untuk pertama kalinya," kata Peterson.

Menjelang 200 juta tahun sebelum Ledakan Kambrium berproses, banyak atribut bagi munculnya hewan modern dalam bentuk perubahan interaksional antar organisme sendiri.

"Ini disebut gen yatim piatu yang memiliki sejumlah besar keterkaitan dengan diversifikasi garis keturunan hewan, tetapi orang menganggap enteng dan fokus pada hal-hal percabangan," kata Mark Q. Martindale, biolog Kewalo Marine Laboratory di University of Hawaii.
  1. Douglas H. Erwin (Department of Paleobiology, MRC-121, National Museum of Natural History, Post Office Box 37012, Washington, DC 20013–7012, USA; Santa Fe Institute, 1399 Hyde Park Road, Santa Fe, NM 87501, USA) et.al. The Cambrian Conundrum: Early Divergence and Later Ecological Success in the Early History of Animals. Science 25 November 2011: Vol.334 no.6059 pp.1091-1097, DOI:10.1126/science.1206375

Kevin Peterson http://www.dartmouth.edu/~peterson/
Mark Q. Martindale http://www.kewalo.hawaii.edu/martindale/
Douglas Erwin http://www.santafe.edu/about/people/profile/Douglas%20H.%20Erwin

Tinuku Store