Homo sapiens sapiens Tiba di Eropa 41 Ribu Tahun Lalu

Tinuku
News KeSimpulan.com - Spesies kita Homo sapiens sapiens lahir di Afrika, berjalan ke Eropa Barat 41.000 tahun lalu bersama Neanderthal yang lebih dulu ribuan tahun.

Namun laporan baru ke Nature menampilkan gigi bayi di Italia dan rahang beserta 3 gigi di Kents Cavern selatan pantai Devon Inggris menyatakan mereka termasuk spesies kita dan bukan Homo sapiens neanderthal.

Gigi Italia digali tahun1964 berdating 45.000 tahun lalu (tl) hingga 43.000 tl menjadi gigi Homo sapiens sapiens tertua di Eropa. Sedangkan gigi Devon digali tahun 1927 berdating 44.200 tl hingga 41.500 tl.

Para peneliti menduga nenek moyang kita berangkat dari Afrika menuju Eropa paling tidak sebelum 45.000 tl karena peninggalan peralatan tertua mereka merujuk tanggal tersebut.

Namun fosil tertua H. sapiens di benua tersebut merujuk sekitar 40.000 tl dengan margin kesalahan yang lebar di Oase, Rumania. Tidak ada manusia modern lain yang muncul di Eropa hingga 37.000 tl.

Jadi para peneliti berdebat berapa lama manusia modern tumpang tindih dengan H. neanderthal yang menghilang 30.000 tl.

Jika gigi bayi Italia milik manusia modern maka salah satu peninggalan "transisi" industri, Uluzzian, kemungkinan besar hasil karya H. sapiens dan bukan Neanderthal.

"Sangat kecil kemungkinan Neandertal mengembangkan produk paleolitik sendiri sebelum kedatangan manusia modern secara anatomis," kata Stefano Benazzi, paleoantropolog University of Vienna.

Peneliti menggunakan teknik terbaru dating karbon ultrafiltrasi untuk kalibrasi tulang hewan terkait dengan tulang rahang Inggris. Teknik yang terpisah digunakan mendating manik-manik terkait gigi bayi Italia.

"Manusia modern jauh lebih cepat dari yang kita duga," kata Chris Stringer, antropolog Natural History Museum di London.

Jadi Neandertal dan manusia modern setidaknya 3000-5000 tahun tumpang tindih di pusat Eropa, mungkin lebih lama di Eropa selatan dan Eropa Timur, kata Thomas Higham, geokronolog University of Oxford.

Dengan demikian dua ras Homo memiliki banyak waktu untuk saling berinteraksi baik dalam teknologi, perdagangan, perang, atau kawin.

Peneliti lainnya mengakui dating baru, tapi bersikeras Neandertal menggunakan pigmen merah penghias kerang laut berlubang 50.000 tl di Spanyol, sehingga "tidak beralasan" untuk mengatakan Neandertal tidak membuat teknologi transisi.

"Temuan di Spanyol jelas perilaku simbolis dimiliki Neandertal sebelum waktu transisi industri," kata João Zilhão, arkeolog Universitat de Barcelona.
  1. Stefano Benazzi (Department of Anthropology, University of Vienna, Althanstrasse 14, 1090 Vienna, Austria) et.al. Early dispersal of modern humans in Europe and implications for Neanderthal behaviour. Nature, 02 November 2011, DOI:10.1038/nature10617
  2. Tom Higham (Oxford Radiocarbon Accelerator Unit, Research Laboratory for Archaeology and the History of Art, University of Oxford, Oxford OX1 3QY, UK) et.al. The earliest evidence for anatomically modern humans in northwestern Europe. Nature, 02 November 2011, DOI:10.1038/nature10484

Stefano Benazzi http://www.univie.ac.at/en/
Thomas Higham http://www.arch.ox.ac.uk/TH1.html
João Zilhão http://www.ub.edu/SERP/membres/zilhao.html
Chris Stringer http://www.nhm.ac.uk/research-curation/staff-directory/palaeontology/c-stringer/index.html

Gambar : Chris Collins (Natural History Museum London) dan Torquay Museum

Tinuku Store