Katak Leopard Rana pipiens Tendon Kenyal Melompat

Tinuku
News KeSimpulan.com - Katak Northern Leopard (Rana pipiens) melompat disyuting teknologi terbaru sinar-X secepat 500 frame per detik.

"Otot saja tidak bisa menghasilkan lompatan yang baik," kata Henry Astley, mahasiswa pascasarjana biomekanika Brown University di Providence.

Kopling lompatan katak pada tendon yang melar. Sebelum melompat, otot kaki mengkerut, memuat energi ke tendon lalu mundur seperti pegas untuk mendorong.

"Kinerja melompat luar biasa, Anda perlu semacam struktur elastis," kata Astley melapor ke Biology Letters.

Astley menanam manik-manik logam ke dalam tulang kering dan pergelangan kaki serta otot kaki empat katak dan kemudian direkam dengan teknologi 3-D X-ray yang dikembangkan di Brown.

Film 500 frame per detik melacak perubahan panjang otot kaki dan gerakan sebelum, selama dan setelah melompat. Setelah 100 milidetik, otot betis berhenti bergerak, energi sudah lengkap dimuat tendon.

Pada saat melompat, tendon melepas energi seperti ketapel atau busur panah. Begitu cepat sendi pergelangan kaki mendorong ke depan.

"Katak yang menarik, tetapi kami juga yakin bagaimana otot dan tendon bekerja pada gerakan hewan," kata Thomas Roberts, biomekanikawan Brown University di Providence.

"Penelitian lain menyajikan bukti mekanisme elastis, tapi Henry memberi kita sekilas pertama bagaimana benar-benar bekerja," kata Roberts.
  1. Henry C. Astley dan Thomas J. Roberts (Department of Ecology and Evolutionary Biology, Brown University, Providence, RI 02912, USA). Evidence for a vertebrate catapult: elastic energy storage in the plantaris tendon during frog jumping. Biology Letters, November 16, 2011, DOI:10.1098/rsbl.2011.0982

Henry Astley http://www.brown.edu/Departments/EEB/
Thomas Roberts http://www.brown.edu/Departments/EEB/roberts/index.htm

Video : RoyalSociety's Channel http://www.youtube.com/user/RoyalSociety


Tinuku Store