Misi NASA Rover Mars Curiosity Diroketkan Atlas V

Tinuku
News KeSimpulan.com - Hari ini misi NASA Mars Science Laboratory yaitu laboratorium kendaraan 4x4 Curiosity diluncurkan dari Cape Canaveral Air Force Station.

Perjalanan 9 bulan ke Planet Merah diantar Atlas V menembus langit berawan di atas Kennedy jam 10:02 setempat. Setelah masuk orbit Bumi, wahana yang berisi laboratorium tour 354 juta mil ke Mars 5 hingga Agustus 2012.

Wahana Curiosity seukuran Jeep Wrangler yang lebih mumpuni dibanding Spirit dan Opportunity yang dikirim ke Mars tahun 2004.

Dimensi berat 1 ton, panjang 10 feet, lebar 9 feet, menara 7 feet, 6 roda dan tenaga nuklir memungkinkan memanjat rintangan setinggi 2 meter.

Curiosity membawa perangkat tekonologi terbaru dan tercanggih untuk mencatat sidik jari air, oksigen dan metana. Material kunci kehidupan. Laser menembak batuan sejauh 23 meter untuk melihat kimia dari percikan.

"Benar-benar peralatan terbesar dan paling kompleks yang pernah dikirim ke planet lain," kata Doug McCuistion, direktur program Mars NASA.

Curiosity mendarat di Kawah Gale dimana para ilmuwan memiliki target salah satu tempat terbaik untuk mencari kemungkinan peraduan kehidupan.

"Kawah Gale sangat menjanjikan, terlihat seperti air di masa lalu yang menjadi tempat sangat ramah," kata Michael Meyer, ketua Program Eksplorasi Mars NASA.

Menemukan kehidupan di Mars sangat menarik meskipun skala mikrokospik. Tapi ada tujuan lain yang lebih praktis dari misi yaitu mempersiapkan eksplorasi manusia ke Mars.

NASA berharap Curiosity menyediakan setidaknya 3 jawaban pertanyaan:

Adakah debu dan kendala bagi astronot di Mars? Apakah Mars memiliki sumber daya untuk perjalanan kembali ke Bumi seperti oksigen, air dan bahan bakar? Berapa banyak radiasi kosmik mencapai permukaan Mars yang berbahaya bagi astronot?

"Tujuannya adalah mengirim manusia ke Mars dan kembali lagi ke Bumi dengan selamat," kata Doug Ming, manager eksplorasi manusia di Kantor Sains NASA.

Ada kekhawatiran politik dan anggaran. Misi berawak Mars menjadi harapan NASA. Roket kargo berat, kapsul Orion dan pengembangan yang diusulkan NASA butuh biaya US$38 miliar. Ini melampaui proyeksi resmi.
Video : RussiaToday's Channel http://www.youtube.com/user/RussiaToday

Tinuku Store