Ekso Planet Kepler-20e dan Kepler-20f Seukuran Bumi

Tinuku
News KeSimpulan.com - Pertama kali menjaring planet seukuran Bumi. Perburuan planet menemukan 2 bola proporsi terestrial pengorbit bintang jauh.

Alhamdulilohirobilalamin… Wal Subanaloh… Dua ekso terlihat mata tak berkedip oleh pemburu planet teleskop ruang Kepler. Dua planet berbatu seukuran Bumi melayang di sekitar bintang Kepler-20 sejauh 950 tahun cahaya.

Meskipun duduk terlalu dekat dengan bintang host, keduanya seukuran Bumi pertama yang dikonfirmasi tim Kepler.

Langkah besar bagi pemburu planet menemukan sebuah planet mirip Bumi yang mengorbit bintang pada jarak ramah kehidupan.

Planet seukuran Bumi pada jarak yang tepat terhadap bintang host memungkinkan adanya air cair. Tujuan utama tim Kepler.

Satu planet diberi titel Kepler-20e sedikit lebih kecil dari Venus (0,87 kali Bumi) dan mengitari bintang setiap 6,1 hari.

Planet kedua Kepler-20f seukuran 1,03 kali Bumi dengan siklus 19,6 hari. Karena planet sangat kecil mungkin terbuat dari materi mirip Bumi.

Tergantung di mana dan bagaimana terbentuk, Kepler-20f bahkan bisa memiliki atmosfer uap air, kata Jonathan Fortney, planetolog University of California, Santa Cruz.

"Jika dimulai dengan sejumlah kecil air mungkin telah lama hilang seperti Venus. Tetapi jika memiliki sejumlah besar air, maka kemungkinan membentuk atmosfer seperti Bumi," kata Fortney.

Sistem Kepler-20 adalah kuintet terdiri 3 planet besar (Kepler-20b, c dan d) dan 2 seukuran Bumi (e dan f), semua duduk di dekat ke bintang host sejarak Merkurius-Matahari.

NASA Kepler : http://www.nasa.gov/kepler

"Salah satu arsitektur paling mengejutkan yang telah kita lihat," kata David Charbonneau, astronom Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics di Cambridge, Mass.

"Exoplanet memiliki banyak kejutan, tapi ini sangat sulit untuk menjelaskannya," kata Charbonneau.

Kepler menyelesaikan laporan di akhir tahun 2012, namun misi bisa diperpanjang selama beberapa tahun jika anggaran memungkinkan. Waktu lebih banyak bagi para ilmuwan memonitor jepretan Kepler merekam deteksi planet seukuran Bumi yang layak huni.

"Pesawat ruang angkasa tidak tahu dunia politik dan anggaran keuangan. Kepler terus mengirim data ke Bumi hingga tahun 2015, bahkan ketika tidak ada orang yang peduli," kata Debra Fischer, astronom Yale University.

"Anda hanya menjaga lampu menyala dan tim sains bekerja. Tiga tahun ke depan mereka akan mendeteksi Bumi pada jarak layak huni," kata Fischer.
  1. Francois Fressin (Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, 60 Garden Street, Cambridge, Massachusetts 02138, USA) et.al. Two Earth-sized planets orbiting Kepler-20. Nature 20 December 2011, DOI:10.1038/nature10780

Jonathan Fortney http://research.pbsci.ucsc.edu/astro/jonathan-fortney/
David Charbonneau https://www.cfa.harvard.edu/~dcharbon/Site/Welcome.html
Debra Fischer http://www.astro.yale.edu/people/debra-fischer

Gambar : NASA/Ames/JPL-Caltech
Video : NASAames's Channel http://www.youtube.com/user/nasaames


Tinuku Store