Langsung ke konten utama

Longsoran di Mars Dampak Gelombang Kejut Atmosfer

loading...
bisnis online
News KeSimpulan.com - Eksterior Mars mungkin dingin dan sunyi tapi tak selamanya tenang. Pencitraan menunjukkan longsoran debu menimpa puluhan situs setiap tahun.

Tanpa lempeng tektonik dan air dan yang membuat permukaan Bumi bergerak, permukaan Mars jauh lebih lambat berubah. Tapi kenyataan tidak demikian.

Sementara atmosfer Bumi yang melindungi kita dari asteroid maksimal 30 meter dengan membakar di ketinggian tetap berpengaruh pada kita.

Tapi atmosfer Mars hanya 1 persen dibanding di Bumi. Bahkan batu 1 meter dapat menghunjam Mars dan mencungkil kawah.

NASA Mars Reconnaissance Orbiter merekam terbentuknya 20 kawah baru selebar 1 hingga 50 meter di Mars setiap tahun. Ribuan tanah longsor intens di dekat 16 kawah.

Longsoran muncul sebagai garis-garis gelap perbukitan yang mengelilingi kawah. Lapisan permukaan debu terguncang dan lepas meluncur menuruni bukit. Longsoran tidak disebabkan oleh hantaman meteorit, tetapi oleh gelombang kejut akibat tumbukan meteorit di atmosfer.

Pada tahun 1908, asteroit selebar 30 meter membuat gelombang kejut atmosfer yang meratakan area seluas 2.000 kilometer persegi di hutan di Siberia.

"Itu mengherankan, dampak relatif kecil bisa mempengaruhi area yang luas," kata Jay Melosh, planetolog Purdue University di West Lafayette, Indiana, dan rekan melapor ke Icarus.

Dalam satu kasus, kawah selebar 20 meter dikelilingi ribuan longosoran debu radius 4 kilometer persegi. Meteorit menghinjam atmosfer pada kecepatan supersonik sehingga menghasilkan gelombang kejut menyentuh tanah.

Permukaan Mars tempat terbaik di tata surya untuk merekam dampak gelombang kejut karena daya blokir atmosfer lebih rendah dari Bumi, kata Mark Boslough, fisikawan Sandia National Laboratory di Albuquerque, New Mexico.
  1. Kaylan J. Burleigh (Lunar and Planetary Laboratory, The University of Arizona, Tucson, AZ 85721, United States) et.al. Impact airblast triggers dust avalanches on Mars. Icarus, Volume 217, Issue 1, January 2012, Pages 194-201, DOI:10.1016/j.icarus.2011.10.026

Jay Melosh http://www.eas.purdue.edu/people/faculty/melosh.php
Mark Boslough http://www.unm.edu/~mbeb/home.html

bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.