KeSimpulan.com Dokumentasi Berita Sains
(2008-2013)
HOME - ARSIP - PENCARIAN

Jumat, 09 Desember 2011

Tikus Empati dan Perilaku Prososial Menolong Teman

News KeSimpulan.com - Tikus menunjukkan empati dengan menetapkan teman terjebak untuk bebas. Memanggil seseorang tikus seharusnya tidak lagi dianggap suatu penghinaan.

Tikus sering difitnah namun pada kenyataannya mereka berusaha membebaskan teman yang terjebak. Mereka suka berteman yang didorong oleh empati.

"Sebagai manusia, kadang-kadang kita cenderung memiliki perasaan ada sesuatu yang khusus tentang moral kita," kata Christian Keysers, neurosaintis Netherlands Institute for Neuroscience di Amsterdam.

"Tampaknya tikus memiliki dorongan untuk menolong," kata Keysers.

Seperti banyak pemilik hewan peliharaan tikus tahu, tikus hewan sangat sosial, kata Inbal Ben-Ami Bartal, psikolog di University of Chicago.

Bartal dan rekan ingin melihat apakah tikus mengambil tindakan meringankan penderitaan rekannya kandang. Tim meletakkan 2 tikus dalam kandang, 1 tikus bebas dan 1 tikus terjebak selama setiap satu jam.

Setelah 7 hari bertemu teman yang terjebak, tikus bebas belajar bagaimana membuka kandang dan membebaskan tikus terjebak.

"Ini jelas perilaku disengaja. Mereka berjalan ke pintu dan membuka pintu," kata Bartal.

Pada manusia pembebasan ini tentu diikuti dengan haru biru. Tikus secara selektif mengambil tindakan ketika tikus lainnya dalam kesusahan.

"Jika saya membuka pintu, kegelisahan saya hilang. Mereka dipengaruhi oleh apa yang dialami orang lain," kata Matthew Campbell, psikolog Yerkes National Primate Research Center di Emory University di Atlanta.

Tikus memiliki kemungkinan yang sama untuk membebaskan tikus lain dalam kesusahan seperti mereka membebaskan permen. Tikus pahlawan meninggalkan cokelat atau dua asosiasi yang baru saja bebas lebih dari season eksperimen.

"Penelitian ini benar-benar melanggar pondasi", kata Frans de Waal, primatolog Emory University di Atlanta, Georgia.

De Waal mengatakan empati yang memotivasi altruisme, bukan altruisme jika hasil analisis biaya/manfaat. Bagi tikus, kebebasan sesama semanis 5 potong chocolate.

"Mereka meninggalkan beberapa coklat untuk tikus lainnya. Mereka benar-benar membawa keluar dari restrainer tetapi kadang-kadang tidak memakannya." kata Bartal.
  1. Inbal Ben-Ami Bartal, Jean Decety, Peggy Mason (University of Chicago, Chicago, IL, USA). Empathy and Pro-Social Behavior in Rats. Science, 9 December 2011: Vol.334 no.6061 pp.1427-1430, DOI:10.1126/science.1210789


Christian Keysers http://www.bcn-nic.nl/txt/people/people_Keysers.html
Inbal Ben-Ami Bartal http://psychology.uchicago.edu/people/students/bartal.shtml
Matthew Campbell http://www.emory.edu/LIVING_LINKS/campbell.html
Frans de Waal http://www.emory.edu/LIVING_LINKS/dewaal.html

Gambar : Science/AAAS
Video : Sergeytule http://www.youtube.com/user/Sergeytule




Artikel Lainnya:

Jurnal Sains