Usulan Kosmolog ASU Mencari Jejak Alien di Lunar

Tinuku
News KeSimpulan.com - Duo Kosmolog Arizona State University (ASU) di Tempe menyarankan untuk mempelajari artefak alien di Lunar jika memang pernah ke orbit Bumi.

Jika Anda menjadi bagian dari sebuah tim yang dikirim untuk mengeksplorasi planet yang tidak diketahui dan memiliki satelit alami yang mengorbit, maka masuk akal mendarat di bulan sebagai base camp atau pos pengamatan jarak jauh.

Paul Davis dan Robert Wagner, kosmolog ASU juga berpikir begitu dan melaporkan argumentatif mereka ke Acta Astronautica.

Manusia di Bumi dapat mengambil melihat apakah ada bentuk kehidupan asing yang mungkin telah meninggalkan beberapa jejak dari kunjungan ke sini.

Mungkin tidak masuk akal atau kegilaan, tapi Davis dan Wagner yakin hal ini layak sebagai investasi kecil dalam pencarian.

Foto-foto close-up NASA Lunar Reconnaissance Orbiter menyajikan data untuk mencari apa saja yang muncul secara wajar. Publik bisa berpartisipasi melalui internet sebelum dipelajari lebih lanjut oleh profesional.

Davis dan Wagner menyarankan kemungkinan lain yaitu menggunakan bentuk perangkat lunak pemindai foto untuk membantu mempersempit wilayah pencarian.

Proyek SETI sudah lama bergulir untuk tujuan tunggal tersebut dengan target plot-plot langit jauh yang dihuni bintang. Namun ide Davis dan Wagner berbeda perspetif yang menambah sumber daya dalam mencari keberadaan kehidupan asing yang cerdas.

Usulan tim ASU mencari bukti terdekat bahwa makhluk luar angkasa tentu saja sudah berkunjung dan masuk ke orbit Bumi. Lunar begitu tandus, tidak beratmosfer dan jarang dipukul meteorit. Jejak aktivitas apapun yang dibuat alien bertahan puluhan atau bahkan jutaan tahun.
  1. P.C.W. Davies (Beyond Center for Fundamental Concepts in Science at Arizona State University, PO Box 871504 Tempe, AZ 85287, USA) dan R.V. Wagner (School of Earth and Space Exploration Lunar Recon Oribiter Sci Ops Cn, Arizona State University, Tempe, AZ, 85287, USA). Searching for alien artifacts on the moon. Acta Astronautica, 23 November 2011, DOI:10.1016/j.actaastro.2011.10.022
Tinuku Store