Faktor Genetik Prediktor Terkuat Perilaku Kejahatan

Tinuku
News KeSimpulan.com - Laporan kriminologi menunjukkan pengaruh kuat gen terhadap perilaku kriminal. Gen Anda adalah prediktor kuat apakah Anda akan nyasar ke kehidupan jahat.

Pertanyaan lama, apakah gen penyebab seseorang untuk menjadi pelaku persisten yang ditandai perilaku antisosial masa kanak-kanak dapat berkembang menjadi tindak pidana kekerasan atau serius di kemudian hari.

Pada tahun 2003, Terrie Moffitt, psikiater Duke University, mengidentifikasi tiga populasi remaja yaitu pelanggar gigih, pelanggar terbatas dan abstainer.

Teori Moffitt's Developmental Taxonomy menyarankan bahwa genetik mungkin penyebab seseorang terpeleset ke jalan kejahatan.

"Teori Moffitt memotivasi studi ini. Faktor genetik menjadi prediktor kuat ke mana Anda berakhir," kata J.C. Barnes, kriminolog University of Texas Dallas.

"Moffitt menyarankan faktor genetik memainkan peran lebih besar untuk jalur pelaku life-course persistent dibandingkan dengan remaja terbatas."

Remaja pelanggar terbatas menunjukkan perilaku kejahatan ringan selama masa remaja sedangkan abstainer tidak terlibat dalam perilaku menyimpang.

Barnes dan rekan menganalisis data 4.000 orang dari National Longitudinal Study of Adolescent Health untuk mengidentifikasi bagaimana orang-orang masuk ke masing-masing tiga kelompok. Kemudian desain perbandingan twin methodology melihat sejauhmana peran faktor genetik dan lingkungan.

"Kesimpulan menyeluruh bahwa pengaruh genetik lebih besar."

Analisis tidak mengidentifikasi gen spesifik yang mendasari jalur yang berbeda sehingga menjadi wilayah yang menarik untuk penelitian lebih lanjut.

"Kita perlu mengetahui gen yang terlibat dan pada saat yang sama berinteraksi dengan lingkungan sehingga kita dapat menyesuaikan intervensi."

Korelasi antara gen dan kejahatan menjadi prioritas dalam disiplin kriminologi yang menyebabkan atau mempengaruhi perilaku menyimpang. Barnes mengatakan tidak ada gen untuk perilaku kriminal karena kejahatan adalah perilaku yang dipelajari.

"Tapi ada ribuan gen yang secara bertahap meningkatkan kemungkinan Anda terlibat dalam kejahatan, bahkan jika probabilitas sebesar 1 persen tetap merupakan efek genetik. Dan ini masih penting."
  1. J.C. Barnes (School of Economic, Political and Policy Sciences, The University of Texas at Dallas) et.al. Examining the Genetic Underpinnings to Moffitt's Developmental Taxonomy: A Behavioral Genetic Analysis. Criminology, Volume 49, Issue 4, pages 923-954, November 2011, DOI:10.1111/j.1745-9125.2011.00243.x

J.C. Barnes http://www.utdallas.edu/~jcb109020/
Terrie Moffitt http://www.genome.duke.edu/directory/faculty/moffitt/

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment