Pendamping Supernova Tipe IA SN 2011fe dan SNR 0509-67.5

Tinuku
News KeSimpulan.com - Santapan bintang sekarat. Umpan supernova tipe 1A, ledakan kosmik yang telah digunakan untuk mengukur percepatan ekspansi alam semesta.

Dua tim mempresentasikan data baru supernova di pertemuan American Astronomical Society, 11 Januari lalu. Satu tim mengkonfirmasi kecurigaan lama pada jenis bintang yang meledak dan tim kedua menyediakan makanan bintang dalam bentuk semburan.

"Ini konfirmasi puluhan tahun lalu bahwa supernova tipe 1A berasal dari ledakan kurcaci putih karbon-oksigen," kata Joshua Bloom, astronom University of California Berkeley.

Bloom dan rekan menyelidiki Supernova 2011fe, ledakan berjarak 21 juta tahun cahaya dekat Galaxy Pinwheel, pada bulan Agustus tahun lalu.

Bloom mampu menetapkan batas terbaik ukuran bintang. Mereka menyimpulkan white dwarf.

Ketika kurcaci manyantap sebuah bintang pendamping, terlalu berat. Reaksi termonuklir menyatu di inti, memproduksi bola api cukup terang sehingga lebih terang dari galaksi sekitarnya.

Tapi penyebab di balik massa kurcaci masih misteri. Meskipun orang sudah tahu kurcaci makan bintang pendamping, para ilmuwan belum tahu apa jenis bintang pendampingnya.

Tim kedua menjawab pertanyaan itu dengan fokus pada sisa tipe 1A disebut SNR 0509-67.5 berbentuk gelembung 400 tahun yang lalu di dekat Large Magellanic Cloud. Fosil supernova yang kini membentang 23 tahun cahaya.

"Ini adalah sisa-sisa indah. Kita bisa menemukan pusat sangat tepat," kata Ashley Pagnotta, mahasiswa pascasarjana Louisiana State University di Baton Rouge.

Pusat gelembung adalah situs ledakan dan jika bintang pendamping besar selamat dari ledakan dan telah terlempar keluar pada kecepatan prediksi, tim menghitung seberapa jauh titik pendamping terlempar selama 400 tahun terakhir.

Tapi mereka tidak melihat bintang-bintang di wilayah tersebut. Bintang kerdil bertanggung jawab untuk menggembungkan proporsi ledakan juga ikut hancur. Hasil itu menunjuk sebuah kerdil putih kedua sebagai pendamping.

Para ilmuwan berbeda-beda teori tentang jenis menu bintang kerdil putih. Beberapa menyarankan kerdil putih kedua, lainnya pendamping harus lebih besar yaitu sekuran Matahari atau lebih besar. Materi awal yang berbeda mungkin menghasilkan supernova dengan kurva cahaya yang berbeda dan spektrum yang memungkinkan mengukur jarak kosmologi dan menghitung laju ekspansi alam semesta.
  1. Joshua S. Bloom (Department of Astronomy, University of California, Berkeley, Berkeley CA, 94720-3411, USA; Physics Division, Lawrence Berkeley National Laboratory, Berkeley, CA 94720, USA) et.al. A compact degenerate primary-star progenitor of SN 2011fe. The Astrophysical Journal Letters, Volume 744, Number 2, 2012 January 10, DOI:10.1088/2041-8205/744/2/L17
  2. Bradley E. Schaefer dan Ashley Pagnotta (Department of Physics and Astronomy, Louisiana State University, Baton Rouge, Louisiana 70803, USA). An absence of ex-companion stars in the type Ia supernova remnant SNR 0509-67.5. Nature, 481, 164-166, 11 January 2012, DOI:10.1038/nature10692

Joshua Bloom http://astro.berkeley.edu/~jbloom/
Ashley Pagnotta http://phys.lsu.edu/~pagnotta/

Gambar : NASA/ESA/Hubble Heritage (STScI/AURA); NASA/CXC/SAO/J Hughes (Rutgers)

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment