Tes Bell Nonlocality Spooky Action at Distance Einstein

Tinuku
News KeSimpulan.com - Tim fisikawan melakukan uji eksperimental pertama secara konklusif terhadap sebuah fenomena yang dikenal sebagai "Bell’s nonlocality".

Tes ini dirancang untuk mengungkapkan korelasi secara lebih kuat dibanding korelasi klasik dan antara partikel energi tinggi yang tidak terdiri dari materi biasa dengan cahaya. Hasil ini relevan dengan prinsip disebut "CP violation" yang digunakan untuk menjelaskan dominasi materi dibanding antimateri.

Beatrix Hiesmayr, fisikawan teoritis University of Vienna, bersama tim fisikawan kuantum, fisikawan partikel dan nuklir, melapor ke European Physical Journal C.

Menurut Einstein-Podolsky-Rosen Gedanken-Experiment, dua partikel yang diukur secara independen mematuhi prinsip lokalitas.

Pengaruh partikel eksternal dalam pengukuran pertama tidak memiliki pengaruh langsung pada pengukuran kedua.

Dengan kata lain tidak ada "spooky action at distance" seperti dikonsepkan Einstein.

Dalam setup eksperimental, bagaimanapun, hasil pengukuran untuk satu partikel mengungkapkan korelasi hasil pengukuran untuk partikel lain. Awalnya, korelasi ini hanya dapat dijelaskan dengan mengacu pada parameter tersembunyi.

Pada tahun 1964, John Bell menyebut dengan local realistic hidden parameter theories yang menyiratkan korelasi ini bisa diuji eksperimental melalui pengujian yang disebut Bell tests.

Sejak itu banyak eksperimen membuktikan bahwa lokal parameter tersembunyi realistis tidak dapat digunakan sebagai penjelasan untuk korelasi ini. Hiesmayr berhasil merancang tes Bell dengan properti peluruhan sistem partikel energi tinggi disebut kaon-antikaon systems.

Prosedur memastikan bahwa tes ini konklusif (tujuan yang belum pernah dicapai) dan secara bersamaan menjamin testabilitas eksperimen. Pengujian eksperimental memerlukan peralatan seperti detektor KLOE di fasilitas akselerator Daphne di Italia.

Mengungkap "spooky action at distance" untuk pasangan kaon-antikaon memiliki implikasi mendasar bagi pemahaman kita tentang korelasi partikel dan akhirnya memungkinkan untuk menentukan apakah simetri fisika partikel dan manifestasi partikel memiliki korelasi saling terkait.

KLOE Experiment http://www.lnf.infn.it/kloe
  1. Beatrix C. Hiesmayr (Faculty of Physics, University of Vienna, Boltzmanngasse 5, 1090 Vienna, Austria) et.al. Revealing Bell’s nonlocality for unstable systems in high energy physics. The European Physical Journal C - Particles and Fields, Volume 72, Number 1, 1856, January 11, 2012, DOI:10.1140/epjc/s10052-012-1856-x

Gambar : C. Federici/KLOE Experiment
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment