Wahana Kembar GRAIL-A dan B Masuk ke Orbit Lunar

Tinuku
News KeSimpulan.com - Pesawat ruang angkasa NASA GRAIL memasuki orbit Lunar untuk pertama kalinya. Wahana kembar NASA GRAIL-A dan B memasuki orbit Bulan.

Wahana NASA's Gravity Recovery And Interior Laboratory (GRAIL) menghentikan pembakaran mesin 2 p.m. PST (5 p.m. EST) hari ini. Pukul 3 p.m. PST (6 p.m. EST), GRAIL-A menyelesaikan orbit 90 kilometer dari 8.363 kilometer di sekitar Lunar dalam 11,5 jam.

"Resolusi saya untuk tahun baru adalah membuka misteri Lunar," kata Maria Zuber, peneliti utama GRAIL dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Cambridge.

"Memahami bagaimana Bumi dan planet berbatu lain berkembang. Sekarang, GRAIL-A di orbit Lunar, kita satu langkah lebih dekat untuk mencapai tujuan itu," kata Zuber.

Sementara pukul 3 p.m. PST (6 pm EST) hari ini, GRAIL-B berjarak 48.309 kilometer dari Lunar dan finishing dengan kecepatan 1.442 kilometer per jam. GRAIL-B menuju posisinya dijadwalkan pukul 14:05 PST (05:05 EST) dan berlangsung sekitar 39 menit.

"Dengan GRAIL-A di orbit Lunar kita sudah setengah jalan," kata David Lehman, manajer proyek GRAIL dari NASA Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California.

Setelah kedua pesawat ruang angkasa beroperasi di orbit, pekerjaan sains dimulai pada bulan Maret. Wahana ini mengirimkan sinyal radio secara tepat untuk mendefinisikan jarak saat mengorbit dalam formasi Lunar.

NASA GRAIL : http://www.nasa.gov/grail

Saat melayang di atas bidang gravitasi wahana menangkap sinyal besar dan kecil tergantung fitur permukaan seperti gunung, kawah, massa yang tersembunyi di bawah permukaan sehingga jarak kedua wahana akan berubah sedikit.

Para ilmuwan akan menerjemahkan informasi ini ke dalam peta resolusi tinggi medan gravitasi Lunar. Data memungkinkan ilmuwan memahami apa yang terjadi di bawah permukaan Lunar.
Gambar : NASA/JPL-Caltech
Video : NASAtelevision's Channel http://www.youtube.com/user/NASAtelevision


Tinuku Store