Super Benua Amasia Kandidat Baru Pangea

Tinuku
News KeSimpulan.com - Disebut Amasia yang akan terjadi ketika belahan benua Eropa dan Amerika Utara bertemu di kutub utara untuk membuat sebuah super benua baru.

Benua selalu bergerak di seluruh permukaan Bumi pada kecepatan sangat lambat tapi stabil. Hari ini kita memiliki peta dengan 6 benua yang sebenarnya pecahan dari satu super benua disebut Pangea 300 juta tahun lalu.

Sekarang Ross N. Mitchell, geolog Yale University di Connecticut, dan rekan membangun sebuah model untuk meramal.

Hasilnya sebuah benua super baru terbentuk kembali dalam beberapa juta tahun ke depan.

Daratan Amasia berlokasi di kutub utara. Benua Afrika sudah diketahui terus bergerak ke utara.

Afrika akhirnya memukul Eropa selatan, mengubah Laut Tengah ke Pegunungan Mediterania. Amerika Selatan hanyut dan terkompaksi ke Amerika Utara dengan Chile berbalik 90 derajat, menempel Amerika serikat pada hari ini. Sulit membayangkan skenario ini ketika Anda melihat peta saat ini, Mitchell et.al. menunjukkan seluruh benua dalam sejarah Bumi bertabrakan dan terpisah membentuk benua baru.

Proses ini masih terjadi sekarang, jadi jika penerbangan transatlantik tampak mahal tahun ini, tunggulah beberapa juta tahun dan Anda hanya mengemudi dari Santiago di Chili ke New York, mampir di Paris dan selanjutnya menuju johannesburg di Afrika Selatan.
  1. Ross N. Mitchell (Yale University, 210 Whitney Avenue, New Haven, Connecticut 06511, USA). Supercontinent cycles and the calculation of absolute palaeolongitude in deep time. Nature, 08 February 2012, DOI:10.1038/nature10800

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment