Taksi Ruang Angkasa Komersial Bersaing Mengorbit

Tinuku
News KeSimpulan.com - Program luar angkasa Rusia menunda peluncuran kru ke Stasiun. Pesawat ruang angkasa pribadi bergerak maju setelah Soyuz banyak bermasalah.

Pekan lalu badan ruang angkasa Rusia Roscosmos melaporkan bahwa kapsul Soyuz yang dijadwalkan menjemput astronot dari stasiun 30 Maret nanti mengalami kebocoran tekanan udara. Sementara kapsul Soyuz lain tidak akan siap terbang hingga 15 Mei.

Pada bulan Agustus tahun lalu, roket Soyuz jatuh ke Bumi.

NASA mengatakan tetap yakin pada kemampuan Roscosmos untuk menerbangkan astronot.

Tetapi penting untuk mengembangkan cara lain mengirim kru ke stasiun.

"Soyuz mungkin salah satu sistem yang paling diandalkan, tetapi masuk akal untuk mendapatkan lebih dari satu kemampuan," kata Mike Suffredini, manajer stasiun ruang angkasa NASA.

NASA sebelumnya menghitung taksi ruang komersial siap membawa astronot pada tahun 2017. Tapi sebagian tergantung pada berapa banyak uang NASA dihabiskan untuk membantu perusahaan-perusahaan swasta mengembangkan kendaraan.

NASA menerima anggaran US$406 juta untuk tujuan ini pada tahun 2012, namun kebutuhan sebenarnya US$850 juta. Gedung Putih sedang membahas prioritas untuk tahun anggaran 2013.

Perusahaan-perusahaan komersial yang sudah menerima dana talangan dari NASA diantaranya SpaceX berbasis di California dengan kapsul Dragon. Peluncuran berikutnya dijadwalkan pada awal April. SpaceX berharap memenangi kontrak untuk mengirim astronot ke stasiun.

Orbital Sciences Corporation yang berbasis di Dulles, Virginia, mengembangkan pesawat cargo bernama Cygnus. Dijadwalkan terbang ke stasiun pada bulan April atau Mei.

Armadillo Aerospace, perusahaan roket pribadi dinamai STIG-A baru melakukan tes setinggi 100 kilometer pada 28 Januari lalu. Perusahaan berharap untuk mencapai ruang pertama kali pertengahan 2012 dan mengembangkan peluncur lebih kuat untuk membawa orang ke suborbital.

Desember lalu, pengusaha teknologi dan pendiri Microsoft Paul Allen mendirikan maskapai ruang angkasa bernama Stratolaunch Systems dan berharap dapat mengangkut wisatawan ke orbit Bumi paling lambat pada tahun 2015.
SpaceX http://www.spacex.com
Orbital Sciences Corporation http://www.orbital.com
Armadillo Aerospace http://www.armadilloaerospace.com
Stratolaunch Systems http://www.stratolaunch.com

Gambar : Armadillo Aerospace
Video : http://www.youtube.com/user/armadilloaerospace


Tinuku Store

No comments:

Post a Comment