Geologi Topografi dan Internal Merkurius

Tinuku
News KeSimpulan.com - Merkurius menyimpan masa lalu yang rumit dengan geologi aktif. Bahkan lebih aneh dari blue print apa pun yang dibuat para ilmuwan.

Setelah setahun, wahana Messenger mencapai Merkurius dan mulai mengorbit. Planet kecil yang terbakar Matahari. Sekarang analisis lebih dari 100.000 gambar memberi kita wawasan yang lebih baik tentang planet diurutan terdekat dalam sistem Matahari.

Dua laporan fokus pada belahan utara untuk melihat topografi permukaan dan struktur internal.

Beberapa fitur paling menonjol adalah dataran vulkanik luas.

Bagian lantai dampak Caloris adalah cekungan selebar 1.550 kilometer telah naik di atas bibir kawah.

Ada aktivitas tinggi geofisika dari bawah permukaan.

Tim kedua menyelidiki di bawah permukaan menggunakan data pencitraan radio untuk melihat medan gravitasi Merkurius.

Hasilnya menunjukkan kerak paling tertipis di kutub dan paling tebal di lintang yang lebih rendah. Selain itu ada lapisan material padat di bawah kerak, mungkin besi padat atau besi sulfida.

Setidaknya satu misteri tentang Merkurius tetap abadi. Pada tahun 1990-an, teleskop radar berbasis darat mendeteksi zat yang sangat reflektif di kutub Merkurius.
  1. David E. Smith (Department of Earth, Atmospheric, and Planetary Sciences, Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, MA 02139–4307, USA) et.al. Gravity Field and Internal Structure of Mercury from MESSENGER. Science, March 21 2012, DOI:10.1126/science.1218809
  2. Maria T. Zuber (Department of Earth, Atmospheric, and Planetary Sciences, Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, MA 02139, USA) et.al. Topography of the Northern Hemisphere of Mercury from MESSENGER Laser Altimetry. Science, March 21 2012, DOI:10.1126/science.1218805

Gambar : NASA/JHUAPL/CIW-DTM/GSFC/MIT/Brown University/James Dickson/Jim Head
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment